awan, senja, dan angin

awan, senja, dan angin

  • WpView
    Membaca 390
  • WpVote
    Vote 30
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Nov 9, 2019
awan itu indah, senja juga. sangat sederhana namun keduanya saling melengkapi, ketidaksempurnaannya saling menyempurnakan. senja tanpa awan mungkin biasa saja, begitu juga awan tak nampak indahnya jika terlalu banyak menyelimuti bumi. tetapi tidak dengan angin, selalu diacuhkan karena mata hanya melihat dan memuji apa yang dilihat. tanpa angin mereka takkan bersatu, tanpa angin mereka takkan memberi keindahan setiap insan yang dilewatinya. angin memang tak terlihat, selagi perasa belum peka akan kehadirannya, saat itulah kau belum benar-benar memahami apa itu indah, siapa yang membuat indah, dan karena siapa mereka itu lenyap sia-sia. Bukan awan apalagi senja, aku hanya ingin menjadi angin. Dia mengajarkanku bahwa tak telihat pun bisa menyapa dan menyentuhmu dengan rasa. Tak nampak tapi selalu ada untuk bersanding. Tidak semuanya kita tahu, semesta punya rahasia.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#3
jambi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • PENGAGUM SENJA
  • NEVER CHANGE ME & YOU
  • Pieces of Light
  • Takdir (Bukan) Pilihan
  • Mahligai Sunyi
  • Sore, Senja, dan Hujan
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • Sastra dan Angka ( END )
  • Gus Bara

SUDAH DITERBITKAN Sebuah coretan sederhana dari sang pengagum senja. Tentang ia yang mengagumi mahakarya sang Pencipta dalam wujud tumbangnya mentari di penghujung cakrawala, sekaligus hadir pada keanggunan sosok gadis berkerudung lembayung bernama Senja

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan