CF1 # Friendzone(Hiatus)

CF1 # Friendzone(Hiatus)

  • WpView
    OKUNANLAR 120
  • WpVote
    Oylar 8
  • WpPart
    Bölümler 1
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Paz, Ara 22, 2019
WpInfo
Kurgu
Romantik
"Jika yang didekat ada. Kenapa harus mencari yang jauh?" -Cakrawala- "Kapan perasaan ini akan terungkap?" -Nadine- •••••••••••••• -Cakrawala Wijaksana Erlangga- Pria tampan, bermuka datar, dan dingin berumur 21 tahun. Pria yang memiliki kepintaran diatas rata-rata. Bahkan kuliahnya ia selesaikan dalam 2 tahun. Cepat'kan? Sangat menyayangi keluarganya apalagi sang Bunda. Juga sangat menyayangi sahabat kecilnya hingga sekarang. Yaitu Nadine. -Nadine Iskandar- Perempuan cantik berumur 19 tahun yang memiliki perasaan pada sahabat kecilnya. Selalu saja ia berusaha mendekatinya dengan mudah. Karena rumah mereka berdekatan. Hanya saja, yang sulit itu bagaimana ia bisa menyadarkan sahabatnya bahwa ia memiliki perasaan padanya? DON'T COPY MY STORY!!!! Juni 2019
Tüm hakları saklıdır
#158
cakrawala
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • DIANA
  • My Beloved Teacher [END]
  • JAYINDRI (SELESAI)
  • RAJAWALI
  • IKHLAS (Lengkap Versi Wattpad)
  • ELVANO
  • Once Upon a Wrong Cinderella (END)
  • Antara Cinta dan Lara
  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi