MACHIATO ✔

MACHIATO ✔

  • WpView
    Reads 111
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 10, 2019
"Daripada singgah namun akhirnya pergi, lebih baik tak usah datang kemudian menyakiti." -Lara Itu adalah puisi Lara kepada cinta pertama yang sekarang sudah berstatus mantan. "Daripada diam tak bergeming, lebih baik lihat kebelangmu. Ada aku disana yang setia tersenyum demi menyambut sang penikmat kopi." -Aksa Dan itu adalah balasan puisi Aksa kepada Lara. Orang yang selama ini selalu memberi dekapan erat Lara ketika hati Lara sedang hancur tak berbentuk. ++++ Jika berkenan, silahkan kakak - kakak membaca cerita ini. Mengisahkan tentang Lara, sang penikmat kopi yang tak menyadari perasaannya kepada Aksa. Dan Aksa, sang penyuguh kopi yang setia menunggu agar Gadis itu mau membuka hatinya untuk Aksa. HAPPY READING (SALAM PENULIS : SITI MUAMILAH✔)
All Rights Reserved
#499
puitis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketos Milik Aqila
  • ALTHA
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • TRANSMIGRASI ICE GIRL [END]
  • JAM 3 SORE
  • KIARA [END]
  • DIARY DAN DARA (√)
  • ECHA MY COLD ANGEL [END]
  • Perempuan Pujaan Hujan

Predikat cowok idaman sudah sangat tidak asing untuk Dewangga Aksara atau lebih dikenal dengan julukan Aksa. Ketua OSIS di SMA Yadya Sandika. Namun Aksa yang dingin dan sulit tersentuh itu harus dihadapkan dengan gadis cantik bernama Aqila Laquila. Gadis ceria yang pindah ke Yadya Sandika karena orang tuanya yang pindah tugas. Sosoknya yang dulu merupakan bintang sekolah di sekolahnya yang lama membuat Aqila menjadi pujaan di Yadya Sandika. Banyak yang menjomblangkan Aqila dengan Aksa. *** "Aksa! Makan bakso, yok?!" "Gak mau. Pergi!" "Ih ... galak banget sih. Qila cuma ngajak loh, kalau gak mau ,ya udah, bye!" "Eh? Aksa katanya gak mau bakso kok malah duduk di sini sih?" "Gua temenin." "Uhhhhh ... cocwit ...." *** Aqila yang sering mengganggu Aksa membuat Aksa kadang kesal. Namun, tetap saja menuruti kemauan gadis itu. "Aqila kalau kamu sakit, biar aku yang sembuhin." "Qila sakit liat Aksa dipukul daddy, hiks-hiks ...." **** Jangan sia-siakan siapa pun yang bisa membuatmu bahagia dan menjadi alasan kamu tersenyum. Karena kamu tidak tau, kapan kamu akan kehilangan alasan itu. -Dewangga Aksara- Kadang gunung es menyimpan gua yang indah dan hangat. Jadi jangan pernah takut atau menjauhinya. Meski dia dingin ... dia punya bagian tersendiri yang akan membuatmu jatuh cinta. -Aqila Laquila-

More details
WpActionLinkContent Guidelines