Secangkir Kopi

Secangkir Kopi

  • WpView
    Reads 1,035
  • WpVote
    Votes 161
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 3, 2020
Ini hanyalah tentang kopi dan yang berhubungan dengan rasa yang kutulis dalam aksara baik itu rindu dan sebagainya dan mengaitkan kata secangkir kopi didalamnya. Kalo mau tau baca aja... Ini murni karya saya sendiri. Hallo Semua👋 Silahkan dibaca jika berkenan, maaf kalau kurang menyenangkan. cuss langsung baca aja yah ^o^ selamat membaca. oh ya yang mau follow wp saya silahkan ntar saya follback yang nggak juga gapapa gak maksa kok tenang aja :) @29-senja Cover by @Shalkhanazx
All Rights Reserved
#241
cangkir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SECANGKIR KOPI SEBELUM PULANG || END
  • pasivura pasi! ;opet
  • Jodoh [BL√]
  • Coffee Break Time
  • Senja
  • Our Coffee (Completed)
  • Obsession BL {END}
  • Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ]
  • Angel's Reincarnation「✓」

Di tengah kepulangan yang tak bisa ditunda dan perasaan yang belum selesai diucapkan, dua orang bertemu untuk terakhir kalinya. Mereka duduk di sudut kedai favorit mereka, berbagi cerita dalam diam, tertawa kecil atas kenangan-kenangan lama, dan menyesap kopi yang rasanya lebih pahit dari biasanya-karena diseduh dengan perasaan yang tak ingin berpisah. Cerita ini bukan tentang cinta yang besar atau konflik yang dramatis, melainkan tentang hal-hal kecil yang sering kali paling membekas: tatapan terakhir, kalimat yang tertahan, dan secangkir kopi yang jadi pengantar seseorang untuk pergi-mungkin untuk selamanya, atau hanya sementara. --- Tema Cerita: Perpisahan dan penerimaan Kenangan yang membekas Kehangatan dalam hal sederhana Emosi yang tak selalu diucapkan "Secangkir Kopi Sebelum Pulang" adalah sebuah cerita bernuansa slice of life yang hangat sekaligus sendu, menggambarkan momen perpisahan yang sederhana namun penuh makna. Cerita ini sering kali dibalut dengan latar suasana sore menjelang senja, di sebuah kedai kopi kecil yang menjadi saksi bisu pertemuan terakhir dua insan yang pernah saling berarti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines