Senandung Sajadah

Senandung Sajadah

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 14, 2019
Senandung Sajadah . . . Pada-Mu Illahi, ku sujudkan segenap jiwa dari seluruh kealpaan diri Ku Tundukkan segala keangkuhan Pada hamparan sajadah yang teduh Pada detik-detik runtuhnya segala keluh Bersimpuh, bertengadah dalam sebait do'a utuh tak terbagi Telah hancur segala ego dan malu Dalam renung dan tenang Aku adalah hamba-Mu yang paling payah Imannya tak lebih seperti mega-mega yang tertiup angin Aku adalah Muallaf dari seluruh yang baru. . . . Ku sampaikan segala rahasia, Meski Kau Maha Tahu Segala yang tak terucap dan tersembunyi Gemetar, dalam cerita yang terbata-bata Tumpah deras segala lelah diatas hamparan itu Tertunduk dalam kesadaran penuh ta'zim Hanya terdengar lirih meringkih Dekap Aku Illahi; . . . Bekasi, 16 Maret 2018 __SangElang . . . #sangelang #sajakelang #penulispayah
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Story of palestine 2
  • Dia Semesta
  • between love and edelweiss 2 [END]
  • Langit Malam
  • Dibalik Topeng Kebahagiaan
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • She(r)
  • Hijrah Cinta Sang Akhwat Fillah

Ketika kusimak puisi-puisi Fadwa Tuqan, Samir Al-Qassem, Harun Hashim Rashid, Jabra Ibrahim Jabra, Nizar Qabbani dan seterusnya yang dibacakan di Pusat Kesenian Jakarta, jantung kami semua berdegup dua kali lebih gencar lalu tersayat oleh sembilu bambu deritamu, darah kamipun memancar ke atas lalu meneteskan guratan kaligrafi 'Allahu Akbar!' dan 'Bebaskan Palestina!' Ketika pabrik tak bernama 1000 ton sepekan memproduksi dusta, menebarkannya ke media cetak dan elektronika, mengoyaki tenda-tenda pengungsi di padang pasir belantara, membangkangit resolusi-resolusi majelis terhormat di dunia, membantai di Shabra dan Shatila, mengintai Yasser Arafat dan semua pejuang negeri anda, aku pun berseru pada khatib dan imam shalat Jum'at sedunia: doakan kolektif dengan kuat seluruh dan setiap pejuang yang menapak jalanNya, yang ditembaki dan kini dalam penjara, lalu dengan kukuh kita bacalah 'laquwwatta illa bi-Llah!' Palestina, bagaimana bisa aku melupakanmu Tanahku jauh, bila diukur kilometer, beribu-ribu Tapi azan Masjidil Aqsha yang merdu Serasa terdengar di telingaku. #episode 2 #palestine

More details
WpActionLinkContent Guidelines