Phoenick (Setiap Jum'at)

Phoenick (Setiap Jum'at)

  • WpView
    Reads 235
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 13, 2020
Kehidupan Pooh berubah 180 derajat setelah ia mendapati dirinya berada pada ranjang di kamar yang begitu luas. Belum lagi hadir dua pasang manusia yang mengaku sebagai ayah dan ibunya bersama kedua anak laki-lakinya menganggap Pooh sebagai adik kesayangan mereka. Tak lupa dengan pemuda bersurai coklat yang menyakinkan Pooh bahwa Pooh adalah pacarnya. Pooh kian bingung dibuatnya. Akankah Pooh memilih pergi dari hidupnya kini atau menjalaninya yang bagai sebuah ilusi?
All Rights Reserved
#106
manurios
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FLAMBOYAN
  • PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING
  • A R S E A N A
  • Yang Pernah Patah
  • Indah Pada Waktunya [END]
  • The Legitimate Daughter Doesn't Care!"IND" END
  • Assalamualaikum Cinta
  • Dua cangkir satu Meja
FLAMBOYAN

Takdir, sekali bergerak, tak pernah bisa dihentikan. Ia mengalir seperti angin, tak terlihat, tak tersentuh, tapi mampu menggoyahkan yang paling kokoh. Bahkan seluruh kekuatan dunia pun tak mampu menahannya. Ia hanya datang... lalu mengubah segalanya. Begitulah kisah ini dimulai. Dengan dua tokoh utama yang mungkin bersatu, atau justru harus melanjutkan cerita di jalan masing-masing. Tak ada yang bisa memastikan. Apakah mereka akan menjemput bahagia bersama, atau belajar melepaskan demi kedewasaan. Mereka bagaikan dua tetes air dari sumber yang sama, tapi lahir dalam botol berbeda. Sama-sama jernih. Sama-sama murni. Namun tetap berbeda rasa, berbeda cerita. Ini bukan kisah cinta yang dipenuhi konflik besar. Ini tentang rasa-rasa kecil yang sering kita abaikan tentang harapan, kecewa yang tak meledak, tentang diam yang ternyata menyimpan banyak kata. Sebab dalam hidup, tak semua kisah perlu ribut untuk terasa berat. Kadang, justru sunyi itulah yang paling menyesakkan. Tak ada yang tahu akhir dari cerita ini. Tapi satu yang pasti: setiap hal yang terjadi, telah ditulis oleh takdir dengan sangat rapi dan rahasia. Selamat membaca... Semoga kamu merasakan hangatnya cerita ini seperti pelukan yang datang tanpa diminta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines