Puisi Cinta Tak Harus Memiliki

Puisi Cinta Tak Harus Memiliki

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 15, 2019
hay perempuan berkerudung dan berkaca mata seakan kau terlihat anggun sekali di mata ku ini, seperti ibu kartini, kau cantik bagaikan alm mpok nori waktu umur 19 thn dan senyumu indah bagaikan bunga mawar di pagi hari, memandang mu tak akan pernah bosan karna wajah mu seperti pemandangan puncak di pagi hari kau seperti sesosok hantu yang selalu menghantui tidur ku kau membuat mata ku selalu tertuju ke padamu, dan karna kau lah jantung ini berdebar kencang sekali seperti gempa bumi, dan akupun sadar kau sudah memiliki pilihan mu sendiri dan aku pun sadar bahwa cinta tak harus memiliki, karna apapun yg kita miliki aka kembali kepada Allah SWT tetapi ketahui lah aku selalu memperhatikan gerak mu setiap detik dan aku selalu merindukan mu di saat kamu tidak ada di depan ku, dan setiap kali kamu nengok ke aku di situ pun aku mengalihkan pandangan ku karna aku tidak mau kamu tau bahwa aku selalu memata-matai mu aku bagaikan pengaggum rahasia mu yg selalu memantau mu, hidup bersama mu selalu ku berkhayal walaupun khalayan ku ini belum menjadi kenyataan dan aku pun selalu berdoa semoga khayalan ku menjadi kenyataan hidup bersama mu, karna aku tau seorang yg sukses pun memulai hidup nya dari berkhayal
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TENTANGMU YANG PERNAH ADA
  • Sarang.isasi [END] -parkjihoon
  • TAKDIR ALLAH [End!]
  • Dear Fenly || Un1ty
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • super puber
  • Remember Me When I'm Gone [Minsung]√
  • Jatuh Cinta Diam-Diam
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • Marriage Life || Bangchan ✓

Aku masih ingat, Masa ketika pertama kali kita berjumpa Bukan pertemuan yang disengaja Semuanya tejadi begitu saja Takdir... Begitulah aku menyebutnya Tidak pernah bisa diduga, kapan dan seperti apa skenarioNya Namun segalanya menjadi berbeda Ketika waktu perlahan menarikku masuk ke dalam duniamu Harapan demi harapan mulai tercipta, Mimpi dan angan-angan seringkali terngiang di kepala Tapi sekali lagi, ini bukan salahmu Ini hanya angan dan harapku yang terlalu jauh Aku tidak bisa menguraikan banyak cerita Tidak juga bisa menerjemahkannya dengan banyak kata Hanya saja, untuk apapun yang pernah ada, Aku akan selalu mengenangnya sebagai perjalanan yang berharga Aku ingin mengucapkan terimakasih untukmu, Karena telah menjadi salah satu inspirasi terbaik dari setiap tulisanku

More details
WpActionLinkContent Guidelines