Diantara Kami

Diantara Kami

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 20, 2019
Sang mentari telah di penghujung pagi. Bersedia menyebarkan kilau gemerlapnya. Butir-butir embun hiasi pelosok jendela rumah. Angin bersiul mengiringi nyanyian merdu burung-burung. Gadis itu siap membuka lembaran baru. Dengan langkah pasti, ia melangkah meninggalkan kediamannya. Dan menyapa sosok sahabat yang selama ini mengukir kisah indah bersama dirinya. Simak kelanjutan ceritanya!
All Rights Reserved
#304
negeri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Love Lost Beneath the Blue
  • Dermaga Cinta Tak Terlupakan (Full End)
  • Senandika : Titik Temu
  • REZZA
  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • Tolong, Aku Masih di Sini
  • Sedalam Samudera
  • Garis Singgung

"Sebenarnya, siapa yang lebih aku butuhkan? Dia yang nyata di hadapanku, atau seseorang di masa lalu yang tak bisa kugenggam kembali?" Pertanyaan itu terus menggantung di udara-seperti kabut pagi yang enggan sirna, menggumpal di antara detak waktu yang tak pernah memberinya jawaban. Himeka Ocean, seorang perempuan yang terperangkap di antara bayang masa lalu dan kenyataan yang tak lagi ia pahami. Ia melangkah, namun hatinya terhenti di satu titik: di antara melupakan, atau terus terjatuh dalam jerat kenangan yang tak mau lepas. Di sisi lain, seorang lelaki, ia menjadi peneduh di bawah badai. Ia tinggal, bukan sehari atau dua, tapi bertahun-tahun. Ia mengusap air mata yang tak selalu terlihat, menjadi saksi luka yang tak pernah sembuh, menjadi penjaga dalam sepi yang tak pernah berakhir. Tapi bagi Himeka, itu belum cukup. Bukan karena ia tak bersyukur, tapi karena ada sesuatu yang terus dicari, terus dirindu-seseorang yang hanya hadir dalam lamunan-lamunan panjang dan sunyi. Malam demi malam, ia menelaah hatinya-seperti membaca buku tua yang penuh debu dan sobekan. Ia mencari, di setiap sudut yang pernah ia tutup rapat. Siapa yang selama ini ia tunggu? Cinta seperti apa yang hatinya dambakan? Apakah akhirnya Himeka Ocean akan menemukannya? Atau justru takdir menuntunnya membuka lembaran baru-dengan tangan gemetar namun tekad yang perlahan terbit dari reruntuhan dirinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines