Senja untuk Aruna

Senja untuk Aruna

  • WpView
    Reads 488
  • WpVote
    Votes 91
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 15, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Selamat menikmati senja, Senjaku. Jangan pernah bersedih lagi, sebab sedihmu adalah luka untukku. Kamu harus terus bahagia. Kalau kamu izinkan, biar aku yang menjadi penyebabnya." -Hesa "Sebelum ini aku lebih suka fajar, karena menurutku itu tandanya aku masih diberi kesempatan hidup dan menikmati hari baru. Ya, selain itu juga arti dari namaku. Tapi...," ia menatap perempuan di sampingnya. "Setelah aku kenal kamu, aku mulai jatuh cinta sama senja. Apalagi kalau lihatnya bareng kamu. Di depan rumah gini, sambil minum teh. Romantis nggak sih? Aku selalu berharap sampai tua kayak gini. Lihat fajar dan senja dengan orang yang sama." -Dipta "Senjamu mungkin tidak lagi indah, Senja. Sebab aku yang menemanimu. Tapi aku akan sabar menunggu waktu dimana kamu akan mencintaiku seperti kamu mencintai senjamu. Teruslah tersenyum, karena senyummu adalah bukti bahwa pelan-pelan aku telah berhasil meluluhkan hatimu." -Genta ••• #5 Aruna [5 Jun 19] #3 Dipta [5 Jun 19] #9 Genta [5 Jun 19]
All Rights Reserved
#75
fajar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT (HIATUS)

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines