®³PLAY

®³PLAY

  • WpView
    LECTURAS 46
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, sep 10, 2020
WARNING 15+ Ada kata-kata vulgar, karena cerita ini berlatar belakang Amerika. Jadi cerita ini mengikuti kehidupan sehari-hari orang sana. ®®® "Bullshit ! Kemana mereka? Jika kau tidak mau memberitahunya, tinggal katakan! Kumohon. Aku mulai lelah dengan semua ini." Ucapnya tertahan, "Aku sudah mengatakannya tadi. Mengapa kau tidak mempercayaiku!? Kau pikir aku tega melihatmu seperti ini terus?" Dia mulai mengeluarkan air matanya, sedangkan yang diajak berbicara hanya diam. Diam dan menjatuhkan badannya di lantai. Mengacak-acak rambutnya dan mengerang frustasi. "Kenapa kau baru mengatakannya sekarang?" dia kembali mengacak-acak rambutnya. "Jadi jika kau berkata jujur, berarti selama ini aku salah? Semua ini palsu!? SEMUA YANG AKU RASAKAN ADALAH BOHONG?!" Dia beranjak berdiri dan mendorong seseorang di depannya, hampir saja ia akan memukulnya. Tapi niat itu dia urungkan, dan akhirnya ia hanya bisa memukuli dinding rumahnya. Mengapa terasa sulit untuk menerimanya? Ini sangat tidak masuk akal. ®Aiso Garnaels®
Todos los derechos reservados
#176
kill
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Black Mail
  • BACK [TERBIT]
  • Give Me Your HUG(END)✅
  • Love's illusion
  • Be my Sweet Darling  [END]
  • ARISE
  • SLOWLY
  • D'TOPENG

Kairsh yakin bahwa Muezzo itu membencinya. Gadis itu merasa, jika Mue sengaja menjadikan dirinya sebagai target kebencian fansnya yang liar. Karena Mue selalu berpura-pura dekat dengannya di depan umum. Tapi, begitu dingin ketika mereka hanya berduaan saja. Hingga suatu pagi, ketika Kairsh memutuskan untuk berhenti sekolah. Muezzo justru menyapanya dengan sangat manis. Sikap pemuda itu berubah 180 derajat. Kini, tidak peduli apakah ada orang lain atau pun tidak di sekitarnya, Muezzo akan selalu memprioritaskan Kairsh. Memperlakukan gadis itu dengan sebaik mungkin. Namun Kairsh yang sudah terlanjur mengalami mimpi buruk setahun belakangan, karena topeng Muezzo yang selalu menyulitkannya, terus memikirkan satu hal ketika Muezzo mendekatinya: "Sebenarnya ... apa yang dia rencanakan kali ini?" ~~~~~~~~~~~~ "Kamu bebas bermain di dalam hatiku. Terserah apa yang kamu lakukan di sana. Bahkan jika kamu membuat banyak masalah pun aku tak peduli. Tapi, jangan pernah mempermainkan hatiku. Karena itu artinya kamu sendiri yang meminta untuk dihancurkan." ~ Muezzo Han Samael "Harusnya aku tidak membolos. Harusnya aku tidak bersembunyi di sana. Harusnya aku--- tidak perlu melihat sosoknya yang asli. Karena dengan begitu, hidupku tak akan sekacau ini." ~ Hanani Kairsh Prayetno Temui mereka dalam cerita "Black Mail". Cover By: Pinterest

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido