RAFLUNA
  • WpView
    Reads 81
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 13, 2022
Luna di saat berumur dua tahun jarang sekali mendapat perhatian dari kedua orang tuanya. Dan suatu hari Luna bertemu dengan Rafli. Rafli selalu menemani Luna di manapun, pada saat berumur 6 tahun Rafli pergi bersama kedua orangtuanya ke luar negeri dan meninggalkan Luna sendirian. Apakah Rafli akan bertemu lagi dengan sahabat kecilnya itu? Atau Rafli tidak akan pernah bertemu sahabat nya itu? Penasaran kuyy dibaca:v Typo bertebaran dimana-mana.
All Rights Reserved
#305
luna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • ARNWOLF (END)
  • ALVASANDRA
  • [#MAW1] Dhea & Rafael [Tamat]
  • Menaklukkan Hati Pria Dingin
  • Bad and Good
  • ALMA
  • reminisce before I go
  • RAFKA [REVISI]

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

More details
WpActionLinkContent Guidelines