Titik Hitam

Titik Hitam

  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 18, 2019
Inilah orang bilang masa SMA yang begitu menyenangkan bagi remaja dimana kisah cinta seorang anak remaja itu sangat indah. Bagai bunga yang baru mekar di taman , inilah sesosok seorang ayunda dia adalah gadis yang sangat kurang paham akan cinta sehingga selalu kena sial, semenjak dia SMP dia sudah tidak mau lagi mengenal kata nama pacaran,sudah cukup trauma apa yang dia alami selalu sakit hati,akan tetapi dia mencoba kembali untuk membuka hati kepada setiap orang yang dekat namun hasil nya sama seperti apa yang di alami nya. Dan akhirnya ketika dia mengenal sesosok seorang laki laki ayunda merasa dirinya menemukan hal yang saat ini dia tunggu. sama hal nya dengan teman nya yang merasakan cinta yang sangat begitu dalam,namun apa hasil nya cinta nya membawa ke arah yang melewati batas cinta nya itu bukan masalah tentang sesama pasangan bisa saling menjaga. Bukan merusaknya yahh itulah yang di tanggung ayunda dengan rasa bersalah yang mendalam.
All Rights Reserved
#8
oranglain
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nathalea
  • Waktu?
  • Kopi pahitku
  • Sunyi yang Menyatukan
  • The Pain Is Genuine
  • Love Or Hate(End)
  • Eccedentesiast (Complete)
  • Naura & Lukanya
  • About Aidan ✔️
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
Nathalea

Anak Kedua dengan Seribu Tangisnya "Lea, nanti kalau udah gede jagain abang sama adeknya." "Terus yang jagain Lea siapa?" "Lea anak cewek, jadi harus mandiri." Sejak kecil, Nathalea Arunika Senjana (Lea) hidup dengan beban yang tak seharusnya ia tanggung. Sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, ia harus menjadi pengganti kakaknya yang gagal dan selalu mengalah untuk adiknya. Ibunya tidak pernah melihat perjuangannya. Bagi sang ibu, Lea hanya anak yang harus menurut, yang harus bisa segalanya tanpa mengeluh. Setiap kesalahan selalu dibebankan padanya, setiap keluhan dianggap sebagai alasan. Di sisi lain, ayahnya tak pernah peduli. Kesibukannya bekerja membuatnya tak pernah benar-benar hadir dalam hidup Lea. Tidak ada sosok yang bisa ia andalkan, tidak ada tempat untuk bersandar. Baginya, rumah bukanlah tempat pulang yang hangat, melainkan tempat di mana ia harus terus berjuang sendirian. Tidak peduli seberapa lelah atau sakitnya ia, Lea harus tetap kuat. "Mama nggak mau tahu, kamu harus bisa!" "Papa sibuk, jangan ganggu Papa dengan hal sepele." Lea terus berusaha menjadi kuat, menelan semua sakitnya sendirian. Tapi sampai kapan? Sampai kapan ia harus menahan semua luka yang tak pernah terlihat? Sampai kapan ia harus selalu salah dan tak pernah dimengerti? 🥈#hujan 25/04/2025 🥇#terluka 11/09/2025 🥇#tekanan 26/04/2025 6 #broken 22/04/2025 3 #anaktengah 21/03/2025 1 #bandung 25/09/2025 no coppy, usahakan vote [on going]

More details
WpActionLinkContent Guidelines