COLLIDE

COLLIDE

  • WpView
    Leituras 498
  • WpVote
    Votos 28
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadMaduroConcluída sáb, jul 4, 2020
WpInfo
Ficção
Romance
Mereka menikah bukan demi cinta, melainkan tujuan dan kepentingan masing-masing... Elloise Haverlund menginginkan perceraian setelah lima tahun berlalu tanpa ada kejelasan hubungan antara dirinya dan Maximilian Scavante, suaminya. Demi mendapatkan tanda tangan peresmian surat cerai mereka, Elloise setuju untuk mengikuti permintaan Maxime, berperan sebagai istri dan nyonya rumah yang baik selama tiga minggu. Namun, ketika satu per satu rahasia mulai terungkap dan hati mulai berbicara, apakah Elloise sanggup mempertahankan keinginannya untuk berpisah? --- TBC setelah Shadow Marriage selesai.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Secret Marriage (Adult Romance 21+) TAMAT
  • It's OK, I'm Remember (COMPLETED)
  • Secretly Yours
  • Just Marry Me (End)
  • Senandung Azalea (Completed)
  • My Mystirious Husband  (Complete)
  • Parts of You
  • Lelaki Pilihan (Selesai)
  • Perfect Love

"Enam bulan menjadi suamimu, dan aku menyesali pernikahan konyol ini." "Kamu menyesal karena kebingungan Diva mendesakmu untuk menikahinya kan?" Kali ini aku tersenyum lebar. "Aku khawatir..." Aku memasang ekspresi cemas yang dibuat-buat. "Jangan-jangan, Diva sedang mengandung anakmu. Jadi, dia ingin segera dinikahi." Leo terdiam. Dia membiarkan file yang hendak ditandatanganinya dibiarkan begitu saja seolah dia sedang berpikir keras. Dia kembali menatapku tajam. "Jangan ikut campur urusanku, Nona Muda." "Aku hanya berkomentar. Apa kamu tidak melihat bentuk tubuh Diva yang makin berisi?" Aku menikmati perdebatan ini. "Kamu pikir tidak ada yang tahu dengan tingkah lakumu? Berbuat mesum di kantor dengan seenaknya. Bahkan kamu tidak pernah mengunci pintu ruanganmu. Kamu ini pimpinan macam apa? Bodoh sekali!" Aku memberi penekanan pada dua kata terakhir kalimatku.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo