Story cover for Deep Dark Soul by kezjlnd
Deep Dark Soul
  • WpView
    Reads 528
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 528
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published May 17, 2019
"Sama Rony!?!"
Perkataan histeris yang selalu kudengar setiap ada orang yang sekelompok denganku.
Yaa aku Rony.
Aku memang sudah biasa diperlakukan seperti itu. Tapi jangan salah ini bukan karena tampangku, kok. Aku bukan bocah kampung yang ingusan.
Tapi aku memang bisa dikategorikan murid yang jorok. Aku membiarkan sepatuku ini kotor dan tidak tercuci, aku juga membiarkan tasku yang sudah kucel ini, dan baju seragamku memang tak serapi dan sebersih murid lain.
Tapi, aku bukan orang yang sangat jorok. Sekolah mana mau menerimaku jika aku makan upil dan ingus.
Yaaa.. tapi aku juga cuek, tidak pedulian, malas tak karuan, bermuka songong kata orang-orang, hal itu membuat orang-orang makin mengucilkanku.
Tapi yang belum mereka tahu, aku introvert.
Hal tersebut membuatku sulit mendapat teman dan membuatku selalu duduk di pojok kelas sambil menggunakan earphone.
Mereka lebih sering memanggilku 'freak' daripada mengetahui kepribadianku yang memang 'introvert'. Maka, sekolah adalah salah satu tempat yang paling kubenci. 
Tempat dimana tidak ada yang mengerti aku. 
Tempat dimana aku selalu dipojokan
Tempat dimana sikap cuekku merajarela
Tapi, karena suatu hal, sikapku yang menjengkelkanku ini hilang.
Karena suatu hal yang seharusnya tidak aku cari tahu....
Namun, sudah terlanjur, aku harus menyelesaikan semuanya.
Semua yang sudah aku mulai
Karena akan ada permainan darah yang akan dimulai
All Rights Reserved
Sign up to add Deep Dark Soul to your library and receive updates
or
#133soulmate
Content Guidelines
You may also like
Eliinaa by vfryfrljnvsnmtm
5 parts Complete
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
Lumen Spei. [Ongoing] by gr1seomund0
14 parts Complete
❗️[WAJIB FOLLOW SEBELUM MEMBACA]❗️ "Jangan bohong, Ibu. Aku tau Ibu berharap agar aku bisa meraih semua kejuaraan sekolah sebagai tanda terima kasih karena sudah mengasuh aku selama ini." Ujar Arunika kepada Ibu angkatnya yang kini menatapnya dengan tatapan yang tak dapat diartikan. "Aru ..." "Aku tau Ibu ga setulus itu untuk merawat aku, Ibu mengharapkan agar aku meraih semua kejuaraan itu supaya Ibu bangga dengan aku dan itulah yang Ibu anggap sebagai tanda terima kasihku." Terangnya. Menjadi anak angkat dari seorang Ilmuwan yang sudah dikenal oleh penjuru dunia memanglah menyenangkan karena otomatis akan dikenal oleh penjuru dunia juga. Namun, pernahkah kalian berpikir apa sisi gelap dari seseorang yang bagus reputasinya seperti Ilmuwan Hanasta? Arunika Hasta Takarala dengan nasib malangnya malah merasakan hal itu. Hal yang terlihat menyenangkan bagi orang-orang yang tak tahu akan sisi gelap Ibu angkatnya. Ya, Ilmuwan Hanasta hanya mengasuh dirinya agar tidak lagi mendengar celetukan-celetukan yang memanaskan telinganya. Ilmuwan Hanasta sudah menyembunyikan hal itu, namun lambat laun ... Arunika semakin tahu apa yang Ibunya sembunyikan. Arunika yang sudah lelah mengurus diri demi Ibunya malah ditimpa dengan segala masalah yang terjadi di sekolah. Entah itu masalah di masa lalu, masalah yang tak teringat lagi, masalah laki-laki, masalah nilai ... semua itu menimpa Arunika secara bersamaan, membuat dirinya mau tak mau harus menyelesaikan semua itu secara sekaligus. ⚠️MENGANDUNG KEKERASAN⚠️ ⚠️WAJIB 13+ UNTUK MEMBACA⚠️
Become an Extra or Main Character [END] by abcde_zzZZ
36 parts Complete
Sebuah pertanyaan. Bagaimana caranya untuk bahagia? . . . Seorang perempuan yang hidup tanpa kebahagaiaan, kini mendapatkannya dengan mudah. Caranya? Tidak ada. Kebahagiaannya itu lenyap seolah ditelan bumi sejak ia lahir dan membuka matanya. Kehidupannya yang miris sungguh sangat disayangkan. Tapi, satu kejadian yang ia anggap itu adalah awal kebahagiaannya adalah... Saat ayahnya sendiri yang mengambil nyawanya. Sebuah kebahagiaan yang perempuan itu dapatkan sekian lama, akhirnya lenyap lagi karena suatu hal yang kembali terulang. Dalam mimpinya, seorang gadis memberinya harapan dengan hidup bahagia bersama orang-orang yang akan mencintainya. Tapi itu pun kembali lenyap seakan kebahagiaan enggan untuk dimiliki oleh perempuan itu. • • • Apakah kehidupan keduanya ini bisa menebus penderitaannya? Jika bisa, bagaimana cara mempertahankannya? Dan jawabannya selalu, TIDAK. • • • " Katanya, kebahagiaan tidak bisa terus dimiliki. Layaknya roda berputar, semua hal bisa didapatkan, meski itu hal yang tidak diinginkan. Semua hal yang didapatkan tidak akan selalu hal baik. Baik di dunia manapun, hal baik tidak selalu tetap. Itu bukanlah hal yang kekal. Tidak perlu juga mencari apa itu kebahagiaan dan bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan. Karena saat mensyukuri semua yang kita miliki, saat itu juga kita akan merasakan kebahagiaan dengan cukup." Ucap seseorang yang sudah terbiasa menerima kebahagiaan selama hidupnya dan tidak pernah tahu apa itu kesengsaraan. . . . ⚠️⚠️⚠️ →Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗ →Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗ →Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter. ⚠️⚠️⚠️ ♡♡♡
You may also like
Slide 1 of 9
Sefrekuensi {ON GOING} cover
I'm okay (END) cover
Eliinaa cover
Nayara [ TERBIT ] cover
Lumen Spei. [Ongoing] cover
Forbidden Love cover
Become an Extra or Main Character [END] cover
I'm broken [BHS#1]✓ cover
My ice girl cover

Sefrekuensi {ON GOING}

28 parts Complete Mature

Tentang seorang gadis yang memiliki trauma kerena kejadian di masa lalunya. Tentang seorang gadis yang berasal dari keluarga broken home yang membuat kehidupnya tidak berwarna. Tentang seorang gadis yang hanya memiliki satu sahabat yang sangat tulus kepadanya, namun pada akhirnya sahabatnya itu juga pergi meninggalkannya. Tentang seorang gadis yang selalu membangun tembok besar pada kehidupannya agar tak ada satu pun orang yang mampu masuk ke dalamnya. Sampai suatu ketika ada seorang pria yang berusaha meruntuhkan dinding pertahanannya yang selama ini ia bangun, dan kebetulan pria ini memiliki hobi yang sama dengannya, setelah pria itu hadir, kehidupan gadis ini sedikit lebih berwarna namun apakah warna itu bisa bertahan lebih lama? Atau justru warna itu akan memudar lagi dan menjadikan hidup gadis ini kembali menjadi abu-abu? ..... "Terus selama ini apa artinya gw buat lo?" "Lo cuma teman gw" "Cuma teman???, sekarang gw tanya sama lo, apa yang buat lo sampe gak bisa nerima gw" "Gw takut-" "Gw takut kalo lo tau tentang masa lalu gw lo bakal pergi, jadi lebih baik dari awal gw gak ngebiarin lo masuk ke dalam kehidupan gw"