Ketika bahasa isyarat jadi salah satu jalan untuk mencintainya dengan tulus.
"Untukmu, Mafaza sherina putri, perempuan yang sempurna di mata Tuhan namun tidak dengan manusia di sekelilingnya"
senja itu selalu indah
suatu keindahan yang nyata walau hanya sekejap kagumi datangnya namun jangan ratapi kepergiannya.
percayalah ia akan kembali meski akhirnya ia kan berlalu lagi.