Dear Aradea

Dear Aradea

  • WpView
    Reads 1,832
  • WpVote
    Votes 110
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 15, 2019
Dan ia telah menemukan tempatnya untuk pulang, kala rembulan memeluk bintang, selepas hujan tanpa pelangi--ia tak ingin singgah hanya untuk pergi. Pencariannya usai, sekarang saat yang tepat untuk berhenti. Memilih musim semi sebagai peraduan terakhir, ia berharap gadis itu mau menemaninya memutih bersama. Hingga waktu memutuskan untuk beristirahat, tak lagi melangkah ke detik berikutnya.
Creative Commons (CC) Attribution
#876
teenlitindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Have a Nice Dream [Completed]
  • Fix, You! (completed)
  • Gavin & Naya  (End)
  • Narasi Hujan [TAMAT]
  • ANGKASA [END]
  • [Bukan] Cinta Pertama
  • Rules
  • Dia dan Ilusiku [Completed✔]
  • Senja dan Langitnya

#2 in Teenfiction [29/12/2020] "Lo tau nggak gimana rasanya ditinggal waktu lagi sayang-sayangnya?" "Rasanya berjuang tapi malah disia-siain?" Apakah kau pernah merasakan itu? Setelah berlelah-lelah berjuang, ujung-ujungnya kau malah disia-siakan. Ingin bertahan namun sudah tak diinginkan. Ingin melepaskan tetapi tak sanggup untuk melupakan. Jika seperti itu, kau akan memilih bertahan atau pergi meninggalkan? #1 in Teenlit [20/12/2019] #1 in Semesta [07/01/2020]

More details
WpActionLinkContent Guidelines