Aku menulis ini setiap hari. Tanpa jeda. Tanpa alasan berhenti. Satu Hari. Satu Puisi. Selama 365 hari. Awalnya sederhana- cuma ingin menulis. Tapi entah kenapa... semakin jauh berjalan, rasanya seperti ada sesuatu yang ikut menulis bersamaku. Mungkin kamu pernah merasa: hidup baik-baik saja... tapi kosong. tertawa... tapi hampa. ramai... tapi tetap sendirian. Kalau iya, mungkin kamu akan menemukan sesuatu di sini. Setiap hari, satu puisi. Tentang luka yang tidak sempat diceritakan. Tentang rindu yang tidak pernah sampai. Tentang doa-doa yang diam-diam kita simpan sendiri. Ini bukan sekadar buku. Ini perjalanan. Dan anehnya... beberapa orang bilang, ada puisi di dalam sini yang terasa seperti ditulis khusus untuk mereka. Mungkin kebetulan. Atau mungkin tidak. Mulai saja dari hari pertama. Kalau kamu tidak merasakan apa-apa, kamu bisa pergi kapan saja. Tapi kalau kamu bertahan... siap-siap. Karena bisa jadi, yang berubah bukan puisinya- tapi kamu.
Karagdagang detalye