The Day You Went Away

The Day You Went Away

  • WpView
    OKUNANLAR 1,265
  • WpVote
    Oylar 105
  • WpPart
    Bölümler 4
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Cts, Oca 25, 2020
WpInfo
Kurgu
Romantik
*** Apa yang mereka sebut sebagai penyesalan akan datang di waktu yang tidak kita duga. Gantari pikir hidupnya akan terus baik-baik saja. Dengan pemikiran itu ia memutuskan untuk menjalani hidup sesukanya. Mengikuti alur tanpa berpikir untuk memaknai hari-harinya. Dia tidak peduli dengan keadaan sekitar selama mereka tidak mengusiknya. Gadis itu lupa jika orang terdekatnya juga butuh perhatian darinya. Gantari terlalu sibuk mencari perhatian di luar sana. Sampai ketika keadaan memaksanya untuk berubah dan mulai memikirkan cara membuat orang-orang di sekitarnya tersenyum. Membuatnya menyesal karena pernah lupa pada sesuatu yang lebih berharga. Amat sangat berharga hingga ketika sesuatu itu pergi, Gantari yakin hidupnya tidak akan sama lagi.
Tüm hakları saklıdır
#893
chiklit
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Mama! [✔️]
  • MENDEKAP RINDU
  • No Place Like Home
  • Blurred Lines
  • Bapak, Ibu, Maafkan Aku
  • Strong Girl Michella (END)
  • Dunia Gayatri
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?

|| Kebebasan memang sangat menggiurkan, namun siapa sangka kebebasan itu justru jadi malapetaka bagi gadis yang akan menginjak usia lima belas tahun. Sebuah bencana yang membuat hatinya terguncang, penolakan yang ia lakukan terasa sia-sia. Hadirnya bayi kecil yang tak bersalah dari dalam rahimnya semakin membuat dirinya merasa hancur!. "Jangan pangil gue Mama!!! Gue bukan Mama Lo anjir!!!" "Anak sialan!!!" || Tak diinginkan oleh ibu adalah kehancuran bagi para anak-anak, sejak kecil dirinya terus berusaha untuk mendekati seorang ibu yang ia miliki, makian bahkan pukulan pernah dirinya dapatkan dari kedua tangan yang seharusnya mengelus surainya dengan lembut. Namun begitu, dirinya tak bisa sedikitpun melihat ibunya tersakiti! "a-ara s-sayang mama" "ma, jangan gini nanti sakit"

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi