The Day You Went Away

The Day You Went Away

  • WpView
    Reads 1,265
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 25, 2020
*** Apa yang mereka sebut sebagai penyesalan akan datang di waktu yang tidak kita duga. Gantari pikir hidupnya akan terus baik-baik saja. Dengan pemikiran itu ia memutuskan untuk menjalani hidup sesukanya. Mengikuti alur tanpa berpikir untuk memaknai hari-harinya. Dia tidak peduli dengan keadaan sekitar selama mereka tidak mengusiknya. Gadis itu lupa jika orang terdekatnya juga butuh perhatian darinya. Gantari terlalu sibuk mencari perhatian di luar sana. Sampai ketika keadaan memaksanya untuk berubah dan mulai memikirkan cara membuat orang-orang di sekitarnya tersenyum. Membuatnya menyesal karena pernah lupa pada sesuatu yang lebih berharga. Amat sangat berharga hingga ketika sesuatu itu pergi, Gantari yakin hidupnya tidak akan sama lagi.
All Rights Reserved
#339
rumahtangga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Something About You [END]
  • No Place Like Home
  • The Player VS The Playing | TAMAT✔
  • Mysterious Girl
  • MENDEKAP RINDU
  • Lumen Spei. [Ongoing]
  • TOUCHED (End)
  • Strong Girl Michella (END)

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines