Clara Sudirgo benci selalu dianggap belum "sempurna" hanya karena ia belum menikah di usia yang hampir menginjak kepala tiga. Keberhasilannya menjadi seorang entrepreneur sukses seolah tidak ada artinya di mata banyak orang, terutama ibunya. Di mata Mami, Clara baru bisa dianggap berhasil jika memiliki seorang pendamping.
Clara semakin stres saat Mami berencana menjodohkan Clara dengan anak salah seorang kenalannya. Hari gini? Yang benar saja, ini kan bukan zaman Siti Nurbaya! Pokoknya, Clara tidak mau dijodohkan, dan kalau itu berarti ia harus kabur dari Mami, meski untuk sementara, ia akan melakukannya.
Datang dengan mobil rental butut dan baju menguning, Haikal disambut makian. Ibunya yang malu, ayahnya mengusirnya ke dapur kotor, dan adiknya memamerkan gelar dokter hasil uang kiriman Haikal.
Saat mereka menyebutnya pecundang, Haikal membungkam mulut mereka dengan mahar fantastis dan menikahi Amara, gadis lulusan SMP yang mereka sebut aib. Saat kebenaran terungkap bahwa Haikal adalah pemimpin tertinggi di sebuah firma elit Singapura, penyesalan datang terlambat. Haikal telah pergi, membawa "ratu" barunya menuju kehidupan yang tak pernah bisa mereka bayangkan.