CALM DOWN (ON GOING)

CALM DOWN (ON GOING)

  • WpView
    Reads 703
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Agatha Alodia, menghabiskan 17 tahun hidupnya bersama Melvin Dirgantara- penderita self injury. Terbiasa menjadi obat untuk Melvin membuat cowok itu menjadi ketergantungan, mengatur kebebasan Atha dengan segala sifat possesive dan otoriternya. Sampai pada akhirnya orang-orang baru berdatangan, cukup untuk menempati dan mengusik hati mereka masing-masing. Entah itu berlaku atau tidak, hanya garis takdir yang tahu. "Yes, but someday you have to choose love or life."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Run With Me
  • Stay (Completed)
  • A Living Hell: Déville's Obsession
  • The Meaning of Love
  • Retrouvailles
  • QUEEN RERE [END]
  • The Black Room

Tidak ada yang benar-benar pulih dari luka lama. Celene tahu itu lebih dari siapa pun. Setahun setelah tragedi yang menghilangkannya dari dunia ini, ia kembali dalam wujud yang hampir sama, namun dengan jiwa yang sudah tak lagi utuh. Di hadapannya, dunia yang ia tinggalkan tak banyak berubah. Orang-orang tersenyum, berbicara, bercanda. Namun di balik itu semua, sesuatu yang tak kasat mata sedang menunggu. Valen, dengan dingin yang membekukan udara di sekitarnya. Severin, dengan keramahan yang terlalu mudah untuk dipercaya. Cyrus, dengan diam yang mengintip ketulusan dan kepalsuan dalam sekali pandang. Kaien, dengan tawa ringan yang menyembunyikan niat yang tak pernah sederhana. Mereka tidak sekadar mengulurkan tangan. Mereka mengatur panggung. Di antara kata-kata manis dan tawa samar, sebuah permainan lahir bukan untuk sekadar memenangkan hati Celene, tapi untuk merobohkannya dari dalam, perlahan, sunyi. Dalam permainan ini, cinta hanyalah umpan. Kepercayaan adalah mata uang yang murah. Dan rasa sakit...adalah bahasa yang paling jujur. Celene melangkah masuk, mungkin tanpa sadar. Atau mungkin hanya mungkin dia membiarkannya, karena bagian dari dirinya ingin tahu seberapa dalam ia bisa jatuh sebelum ia benar-benar hancur.

More details
WpActionLinkContent Guidelines