Just Three Words

Just Three Words

  • WpView
    Reads 9,352
  • WpVote
    Votes 154
  • WpPart
    Parts 74
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 6, 2024
Trauma di masa lalu membuat Amelia Renata (Mia) menghindari apapun yang berhubungan dengan darah. Cairan merah mengerikan itu selalu membuatnya panik dan ketakutan. Maka ketika Adrian Arthadinata masuk dalam lingkaran pertemanannya, Mia berusaha menjaga jarak dengan laki-laki itu. Meski terlihat ramah dan bersahabat, laki-laki populer yang banyak fansnya itu punya sisi gelap yang hanya diketahui segelintir orang termasuk Mia. Bertolak belakang dengan Mia, Adrian justru akrab dan tak terganggu dengan darah. Anehnya, semakin Mia menghindar, Adrian justru semakin mendekat. Ketika akhirnya Mia mencoba melawan rasa takutnya dan menerima Adrian sebagai salah satu temannya, sebuah rahasia terungkap termasuk alasan Adrian mendekati Mia selama ini. Insiden fatal sekaligus konyol turut memperumit segalanya. Kebohongan, kesalahan, ketakutan, penyesalan dan kesempatan kedua. Mampukah Mia dan Adrian melewatinya? Note : cerita ini dulunya dipublish sampai tamat dengan judul IF ONLY. Ini versi rewritenya. Beda jauh dari versi pertamanya dan endingnya masih aku pikirin bakal gimana 😁 Start : 8 Mei 2022 End :.......
All Rights Reserved
#590
mia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semua Tentang Kita (STK) ✔️
  • RAVA : Rafael - Vanya ( THE END )
  • Backstreet Of Badboy (COMPLETED)✅
  • Adara (TAMAT)
  • •Medina• [TAMAT] ✓
  • ARCA pov  [End]
  • Rubyela Calista
  • Aku Atau Dia! (COMPLETE)
  • SHE'S MY WORLD [COMPLETED]

(DILARANG MELAKUKAN COPY DALAM BENTUK APAPUN TANPA IZIN) SELESAI -78 CHAPTER. Kalian tahu apa yang paling menyakitkan dari sebuah perpisahan? Mengenang. Yah, proses mengenang adalah hal terburuk yang pernah ada. Karena mengenang selalu menyeret kita untuk berjalan mundur. Perpisahan hanya 'kan meninggalkan kenangan yang membuat kita sulit lupa karenanya. Mengisahkan seberapa berisiknya mereka hanya dengan bertatap muka, seberapa kerasnya tawa, seberapa hebatnya tangis di antara mereka menghadapi betapa kejamnya takdir mempermainkan hidup. Seperti itulah kenangan. Bahkan, waktu pun takkan mampu untuk menghapus jejak yang telah kita gores bersama. Kenangan yang selalu membuat aku rindu. Kenangan yang selalu membuat aku mengatakan aku mengingatmu. Yah, kenangan itu adalah kalian. "Kalian itu alasan gua memahami definisi sayang tanpa rupa, keluarga tanpa darah." -Indri Raysilia Januar. Kritik dan Saran dipersilahkan. Karya : Indah_zrd Cover by : @indrindi13 /InArt

More details
WpActionLinkContent Guidelines