Muslimah Dimana Identitasmu?

Muslimah Dimana Identitasmu?

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 18, 2019
Blurb Fakta yang terjadi di dunia Islam saat ini menunjukkan bahwa sebagian besar kaum muslimah merasa asing dengan pemikiran-pemikiran Islam dan hukum-hukumnya. Ketika menghadapi masalah, mereka terjebak ke dalam pemikiran asing. Semua lahir dari faham Barat yang mengungkung semua lini kehidupan. Hilangnya jati diri para muslimah membuat mereka bertanya-tanya, yang mana nilai-nilai Islam? Akibatnya seolah-olah muslimah berada dalam dua persimpangan. Lalu akankah kaum muslimah memilih islam dan menentang arus globalisasi yang dapat menghantarkannya kepada keselamatan dan kesejahteraan dunia dan akhirat? Ataukah memilih terlindas peradaban yang akan membawanya kepada kebahagiaan semu dan palsu? Buku ini berusaha menjawab keraguan kaum wanita muslimah terhadap keuniversalan dan kesempurnaan agamanya (Islam). Judul buku: Muslimah, dimana identitasmu? (Krisis Identitas Akibat Korban Peradaban Asing) Penulis: Tita Masithah Herna Wati Gemi Wulandari Penerbit: Wahyu Press Tahun terbit: 2003 ISBN: 979-969551-4-3
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • VIRGINS STORIES : Emangnya kenapa kalau udah nggak perawan?
  • The Golden Age
  • Story Love  Of Aisyah Guz Adnan🍁 ( Slow update)
  • Mengenal DIA...
  • A Journey with You (On Going)
  • Benua Musafir
  • Assalamu'alaikum Lauhul Mahfudz
  • LENTERA KEABADIAN By Rawnaa
  • Aurakham (Aurora & Arkham) [End]

Menurut kalian keperawanan itu penting nggak, sih? Apa alasannya? Apakah untuk membedakan antara perempuan baik-baik dan yang tidak? Lalu gimana dengan perempuan yang kehilangan keperawanannya akibat kekerasan seksual? Atau mereka yang menjadi korban rayuan laki-laki. Apakah mereka harus menyalahkan diri seumur hidup? Apa mereka nggak berhak bahagia, nggak berhak mengejar cita-cita dan nggak berhak menjadi ibu yang baik untuk anak-anaknya? Setuju nggak kalau perempuan itu sering diperlakukan nggak adil jika berkaitan dengan isu keperawanan? Nilai seorang perempuan dikerdilkan. Prestasi, kecerdasan, keterampilan dan gagasannya seolah-olah nggak ada artinya kalau perempuan nggak bisa menjaga keperawanannya. Buku ini bercerita tentang orang-orang yang belajar menggali nilai sejati seorang perempuan. Dari orang tua, saudara, teman hingga calon suami. Mereka belajar untuk memahami apa yang dirasakan oleh perempuan, apa yang diharapkan oleh perempuan dan belajar untuk membuat perempuan-perempuan itu tetap merasa berharga.

More details
WpActionLinkContent Guidelines