ALIYA✅

ALIYA✅

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Aliya. Gadis manis. Bermata coklat tua kehitaman. Dengan latar belakang hidup yang menyakitkan. Ia punya keluarga. Tapi mereka seperti bukan keluarga. Beruntung, Sosok Rey hadir bagaikan Matahari di gelapnya malam Aliya. Pria tegap, bermata coklat muda keemasan, ia dingin. Tetapi ia tak bisa dingin dengan Aliya. Ada apa dengan Rey? Apa yang akan terjadi pada mereka? . . . . . . . . Langsung baca ceritanya aja ya gaess♥♥
All Rights Reserved
#956
sakit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RAKA
  • senja diberanda kayu
  • Two side of the same coin
  • Setelah Menikah
  • PAMIT (END)
  • Look At Me, My Husband (Hiatus)
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT
  • Dokter Spesialis Mantan [ON GOING]
  • Drowning
  • RELATIONSHIT [hiat]
RAKA

Raka cuma cowok biasa, dengan hidup yang penuh omelan guru, PR numpuk, dan sahabat sahabat cowok ganteng yang aneh-aneh kelakuannya. Tapi hidupnya berubah waktu dia jatuh hati sama Nayara kakak kelas satu tingkat yang dikenal dingin, judes, dan selalu berhasil bikin Raka speechless tiap kali ngobrol. Sayangnya, Nayara tumbuh di bawah tekanan orang tua yang strict dan aturan hidup yang ketat. Raka bukannya nggak mau ngungkapin. Dia cuma ngerasa belum pantes. Tapi dunia nggak pernah nunggu orang ragu. Nayara pun akhirnya memilih cowok lain seseorang yang lebih pasti, lebih berani. Dari situ, semuanya berubah. Tawuran pecah, persahabatan diuji, dan kenyataan jadi tempat paling pahit untuk berdiri. Tapi di balik semua kekacauan itu, ada tawa yang bikin nyengir sendiri, ada momen yang bikin dada sesek, dan ada air mata yang jatuh diam diam. Ini bukan cuma soal cinta yang terlambat. Ini cerita tentang keberanian, kehilangan, dan seseorang yang akhirnya sadar: Kadang, kesempatan cuma datang sekali. Dan waktu nggak pernah janji bakal ngasih ulang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines