KAMU PERMATA HATI KAMI DEK

KAMU PERMATA HATI KAMI DEK

  • WpView
    Leituras 16
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadMaduroConcluída sáb, nov 30, 2019
Seorang anak yang masih usia belia ia harus di uji dengan sebuah penyakit yang menggerogoti tubuh mungilnya . Anak itu merupakan anak ke dua dari 3 bersaudara . Dimana anak itu merupakan anak yang paling di sayang sama abangnya yang bernama Dinan . Di usianya yang masih terbilang muda ia harus merasakan sakit yang tidak di ketahui itu penyakit apa . Berbagai cara pun sudah di tempuh oleh mamah dan bapak anak tersebut untuk menyembuhkan penyakit sang anak . Hingga mereka sedikit putus asa karena dari banyak nya dokter yang mereka pergi . Semunya menjawab bahwa heni sang anak tersebut tidak mempunyai penyakit apa pun di tubuhnya .
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Surat tak berbalas
  • Dia Milikku
  • Mengatasi
  • KARA
  • AL WILL BE OKAY
  • Kehidupan Anak Desa
  • preman manis (yizhan)
  • kutukan cinta (yizhan) (wangxian)
  • Skenario Indah Dari ALLAH
  • Always with eternal love

menceritakan tentang perjuangan seorang wanita bernama ayu yang dalam kehidupan karirnya bias dikatakan sebagai wanita karir yang sukses. Namun, sayangnya hingga usianya yang paruh bayah ia belum juga memiliki suami hingga akhirnya ia harus tinggal seorang diri dirumah almarhum orangtuanya. mengisahkan kisah hidup ayu yang dimulai dari ia diserang penyakit yang aneh yang tak seorang pun tahu apa penyakitnya itu hingga akhirnya calon suaminya pun menikah dengan wanita lain disaat ia berjuang melawan penyakitnya. Namun ia begitu susah melupakan pria tersebut walau sudah banyak lelaki yang datang padanya dan melamar pada orangtuanya namun tak satupun yang berhasil menjadi suaminya hingga akhirnya sang ayah meninggal dunia. Seluruh keluarganya menyalahkan ia atas kepergian sang ayah namun ia tetap sabar. Waktu terus berlalu hingga akhirnya usianya tak muda lagi. Ia mulai didahului oleh sang adik-adiknya untuk menikah bahkan keponakannya sendiripun sudah menikah. Waktu tak dapat ditahan akhirnya sang ibu pun meninggal dunia. Sejak kepergian ibunya ia tinggal seorang diri dirumahnya. Sejak saat itulah ia mulai merasakan getirnya hidup yang ia jalani apalagi tatkala ia sedang di uji dengan berbagai macam penyakit. Berualang kali harus dirawat dirumah sakit dan berulang kali pula pisau bedah membelah bagian tubuhnya. Keluarganya nyaris tak mempedulikannya. Walau ia hidup penuh kesuksesan dalam materi namun ia miskin kasih sayang. Tetapi ia tetap sabar dan berusaha kuat menjalani hidupnya. Ia yakin bahwa Allah sudah mempersiapkan kado yang indah untuknya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo