We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Neyla
  • WpView
    Reads 2,186,377
  • WpVote
    Votes 14,611
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 1, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
21++. CERITA ACAK FOLLOW DULU SEBELUM BACA! "Kak lo mau apa? " Tanya Neyla dengan langkah mundur secara perlahan. Xabiru mengangkat alis "Bukannya ini yang lo mau? " "Ap.. Apa maksud kakak? " Neyla mulai takut--melihat keadaan sekitar yang.. sepi.... "Ja..jangan macem macem kak, mundur sekarang juga kalau ngak aku akan teriak" Ancamnya. Xabiru hanya tersenyum miring--tak menghiraukan, semakin mendekat hingga kaki Neyla membentur sofa, "Teriak aja kalau mau. "seraknya. Detik berikutnya Neyla sudah terjatuh diatas sofa dengan serangan tiba tiba. Neyla memejamkan mata, tubuhnya terasa lemas sulit di gerakan, nafasnya tercekat seakan dalam ruangan tersebut tak ada pasokan oksigen. Dirasakannya sesuatu kenyal menyentuh bibirnya yang tak pernah tersentuh oleh siapapun, menyentuhnya perlahan, melumatnya, menyecapnya hingga bibirnya di gigit dengan kasar. "Ahhkk." desahnya membuka bibirnya, membiarkan lidah Xabiru masuk menjelajahinya. Perlahan Ia merasakan sesuatu telah menyentuh payudaranya mengelus hinggah meremasnya secara perlahan, "Ahhh kak lepashhh. " Ucap Neyla meronta. Bukanya menuruti perintah Neyla, Xabiru semakin gencar meremas payudaranya dengan kasar tetapi terasa nikmat baginya, desahan demi desahan mulai terdengar hingga tanpa sadar dress yang di pakainya telah tersibak, dengan cepat tangan Xabiru mulai menjelajahinya, memainkanya. "Ahhh...kakh...ap...apa...yang...kau...la..kukan? " tanya Neyla kesulitan saat berbicara karena tertutup oleh desahannya. Neyla mulai bergerak gelisah menerima serangan demi serangan nikmat yang di berikan Xabiru padanya.Tanpa melepas pangutanya Xabiru berkata, "Nikmat saja aku pastikan kau akan suka. " bisiknya serak. # 01 dalam Neyla [15/06/2020] # 10 dalam Romace [08/06/19] # 16 dalam Killer [04/01/2020] # 24 dalam Teenromance [23/01/2020]
All Rights Reserved
#259
romace
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Oh My Xavier
  • NATA-DA (END)
  • Dia Pacarku! (21+)
  • Behind Her Lingerie ✅
  • 𝐍𝐀𝐔𝐆𝐇𝐓𝐘 𝐒𝐄𝐂𝐑𝐄𝐓𝐀𝐑𝐘
  • SOSPIRO 21+ [END]
  • I Win You (21+)
  • Bastard Husband, Cold Wedding #REPOST [Sequel Cold & Bastard Devil]
  • Perverter FRIGID [Girls Knight #3]

SELURUH KARYA MADE IN EARTH DILINDUNGI OLEH PROFESIONAL HUKUM PURE PUBLISHING!! PLAGIAT AKAN DIKENAKAN DENDA MINIMAL 500 JUTA DAN PENJARA MINIMAL 2 TAHUN [Konten dewasa 21+] Emilie tidak menyangka bahwa kedatangannya ke LA akan membawa malapetaka baru dan sangat besar di hidupnya. Dipertemukan dengan seorang Xavier, pria berkuasa yang sangat misterius di hidup Emilie. Pria misterius yang membawanya ke dalam neraka penuh jebakan di dalamnya. Membuat Emilie tidak dapat keluar dari genggaman Xavier dengan mudah. *** "Ah! Xavii!" Napas Emilie tersentak kuat kala Xavier memegang tubuh bagian bawahnya dengan remasan kuat. Tangan Emilie refleks menyentuh lengan berotot Xavier kala jarinya menggesek kewanitaan Emilie. "Ah..." Mata Emilie terpejam menikmati tangan Xavier di bawah sana. Dagunya kemudian diangkat, dan sedetik kemudian Emilie melotot kala rasa kenyal dan lembab meraup bibirnya. Emilie kembali mendesah, dan tanpa sadar dia melumat bibir Xavier tak kalah kerasnya. Rakus, bergairah, dan dalam. Tubuh Emilie terangkat dan tangan Emilie refleks mengalung di leher Xavier. Emilie dapat merasakan sesuatu yang keras tepat di pantatnya. Emilie mendesah dan memperdalam ciumannya di bibir Xavier. Tangan Emilie menjelajahi punggung liat dan keras milik Xavier dengan mendamba. Sedangkan tangan Xavier melepaskan tas, jaket, dan kaos yang digunakan Emilie dengan terburu. Xavier kemudian mendudukkan dirinya di sisi ranjang dengan Emilie yang berada di pangkuannya. Emilie bahkan tidak sadar jika mereka kini berada di kamar, bukan di kamar mandi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines