Lucid Dreamer

Lucid Dreamer

  • WpView
    Reads 812
  • WpVote
    Votes 93
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 3, 2020
Rea hanyalah gadis pada umumnya. Hanya sedikit dijauhi manusia. Itu bukan masalah besar untuknya. Sebab ada malam yang akan selalu jadi penghibur. Hingga di mimpinya ke-99.Untuk pertama kalinya Rea dimintai bantuan oleh penghuni mimpinya sendiri. Membuat gadis itu terperangkap di alam bawah sadarnya dan mengantar pada kematian Rea. Rea, seorang lucid dreamer. Bagaimana ia menghadapinya?
All Rights Reserved
#292
siblings
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NEMORESIA
  • Yume [End]
  • Special | Black Clover
  • diriku akhirnya ke isekai, apa yg ku ingin kan akhirnya terwujud!
  • THE APPLE OF MY EYE (JENLISA)
  • THE SNAKE PRINCE'S LITTLE WIFE [ Complete ]
  • Ashita :  The Warrior Of Spirit
  • RAIA: The Light of a Broken World
  • THE DARK OF TIMES
NEMORESIA

Gisella hanya ingin kembali menjalani hidupnya dengan normal setelah sebuah tragedi membuatnya harus mengalami amnesia parsial. Tapi siapa sangka, dalam perjalanannya ia justru membongkar konspirasi besar yang melibatkan keluarganya sendiri. - Beberapa kenangan menghilang bukan untuk dilupakan, tapi untuk ditemukan dengan cara yang lebih menyakitkan. - Satu kecelakaan, satu ingatan yang hilang, dan.. satu nama yang terus dipanggil semua orang, tapi tidak membangkitkan apa-apa dalam kepalanya. Gisella kembali ke sekolah dengan lembaran kosong yang dipaksa untuk dikenali. Semuanya tampak normal-terlalu normal. Teman-teman yang ramah, guru-guru yang bersikap biasa saja, dan seorang cowok yang seharusnya ia ingat... tapi terasa asing di matanya. Keivin. Nama itu seperti bekas luka yang belum sempat sembuh. Selalu ada, tapi tak pernah benar-benar terlihat. Cowok yang penuh misteri itu terus saja mendesak Gisella agar mencoba mengingatnya. Tapi sekeras apapun mencoba, Gisella tak pernah menemukannya. Ketika mimpi buruk mulai terasa lebih nyata dari kenyataan, dan ketika perasaan yang tak ia mengerti mulai tumbuh di antara kebenaran yang terus disembunyikan, Gisella sadar-ada sesuatu yang rusak, dan mungkin itu bukan cuma dirinya. Sesuatu yang lebih besar dari apapun yang ia kira. Sebuah konspirasi yang tak pernah ia tahu. Karena mungkin, menguak apa yang terkubur bukanlah hal yang seharusnya dilakukan. Mungkin lebih baik semuanya tetap seperti itu. Tanpa seorangpun yang tahu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines