Who Will Be Hurt? [End]

Who Will Be Hurt? [End]

  • WpView
    Membaca 61,997
  • WpVote
    Vote 7,496
  • WpPart
    Bab 29
WpMetadataReadLengkap Min, Mar 7, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
Dirinya merapatkan mantel yang dikenakan nya guna menghalau rasa dingin. Fikiran nya kosong serta dirinya tak tau harus pergi kemana. Sebuah fakta yang sangat memukulnya ini membuatnya hampir hilang kendali. Ia berhenti melangkah di sebuah jembatan. Seharusnya tangan itu beku ketika menyentuh kayu jembatan yang sudah dingin tak terkira akan tetapi ia sama sekali tak berniat menjauhkan tangan dari pinggiran jembatan tersebut. Di tatapnya sebuah danau dibawahnya yang cukup tenang. Dirinya hanya perlu jatuh kesana dan membiarkan hawa dingin menggerogoti tubuhnya. Fakta ini membuat salah satu dari mereka ingin mengakhiri hidup.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#5
hanji
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • I'm Gone Or You? {END}✔
  • Pistol ✔️
  • The Battle! Bad Girl × Solo Mafia
  • My First love (Levi ackerman x Reader) [End]
  • you are my first love (Levi x Reader) (END)
  • Im Here For You [Attack On Titan X Oc]
  • Lukisan Terakhir [ ERURI ] ✔️
  • Don't Makes Me Difficult Brat
  • Today, My Life Will Date With Your Dream [LeviHan] ✔
  • levi uke x seme reader

Levi merengkuh kedua sisi wajah ku, meminta ku untuk menatap dirinya. Nafasnya naik turun tersenggal. "Sekarang atau tidak sama sekali kau harus memilih." Aku menggeleng kuat beserta air mata yang meluncur membasahi wajah. "Tidak mau! Sampai kapan pun aku tidak ing-" "Bego! Baiklah. Kau memilih atau tidak, kau keberatan atau tidak aku sendiri yang akan memutuskan." Potongnya cepat. Ia mengikatkan alat 3DMG nya pada tubuh ku secepat kilat tidak memberikan ku waktu untuk menahan gerakan nya. Setelah selesai berkutat ia lalu kembali menatap ku. "Kembali." Aku menggeleng tetap keras kepala membuat Levi mengendus kesal lalu pada akhirnya ia membalikkan tubuhnya dan berjalan meninggalkan ku. "Levi! Levi!!" Teriakan ku tidak diindahkan nya, ia tetap berjalan menjauh seraya mengisi ulang senapan nya. Sialan! Aku harus apa? Aku yang pergi atau kau? Belum pernah para pembaca yang membaca cerita ini berhenti di pertengahan cerita. Para pembaca selalu membaca cerita ini bahkan ada diantara mereka yang bersedia menunggu author menerbitkan chap terbarunya. Warning!⚠ Cerita ini bisa berakhir sad atau happy

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan