Shananta
  • WpView
    Leituras 31
  • WpVote
    Votos 16
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, jun 9, 2019
Seperti namamu si penunjuk arah, aku tanpamu seperti kapal tanpa nakhodanya. Aku kehilangan arah saat kamu memilih menjamah waktu dengannya. Meninggalkan aku yang sudah hilang tujuan hidupnya. Semesta, tolong kendalikan aku, bawa aku pada masa sebelum bertemu dengan dirinya. Tak apa aku berkelana sendiri, berdiri di atas kakiku sendiri, tanpa nakhodanya, tanpa penunjuk arahnya, tanpa Petanya. ____ Aku ingin menyuguhkan kisah klasik yangku buat sendiri. Semoga menyenangkan, untuk kamu yang baru memulai. Copyright © Caps 2019
Todos os Direitos Reservados
#918
konflik
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Cahaya [COMPLETED]
  • Hati Ini Juga Milikmu
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • Eliinaa
  • Let Me Love You Longer
  • Gadis Tteokbokki & Cowok Mochaccino (DITERBITKAN)
  • (COMPLETED)
  • [END] Blind Rainbow
  • DENTING  [Revisi]
  • WAITERS

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo