Possesive My Love

Possesive My Love

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 13, 2020
"iii tae aku gak suka ya kamu selalu overprotektif banget sama aku, apa apa dilarang apa apa dilarang! Plissss aku juga butuh suasana yang bebas kayak orang lain.yang kemana mana selalu bebas apa yang mereka mau.dan gak selalu dilarang larang terus kayak kamu!"-kata lexxa dengan suara sedikit meninggi "tapi xa, aku gamau kamu sampe kenapa napa,aku gak mau kalau sampe ada apa apa sama kamu. Pliss jangan paksa aku buat lebih bebasin kamu kayak temen kamu yg lainnya. aku cuma gamau kehilangan kamu.."-kata taehyung dengan nada lirih sambil memegang tangan lexxa Hayooo penasaran g? Kalo pnsaran cus masukin ke daftar perpustakaan kamu atau library kamu skrng juga Bahasa kadang baku kadang non baku alias gak danta.hihi Ok sekian, smoga kalian suka sama cerita hasil dari pemikiran dan jerih payah gw buat cari alur ceritanya.ini cerita asli dari pemikiran gw sendiri gaadaa kataa ngikutin cerita orang lain. TUKANG PLAGIAT MINGGIR JAUH JAUH Happy reading readers:)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maina & Maxim
  • LINE ~ Chanyeol
  • My Perfect Arland
  • ALEYA~~
  • Semesta (offGun)
  • RINDU | SOOKAI
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • Mas! || ThomasKong✔

Katanya aku manis. Polos. Bidadari tanpa sayap. Lucu ya, betapa mudah manusia jatuh cinta pada ilusi. Aku cuma belajar satu hal dari hidup: jadi korban itu menyakitkan. Tapi terlihat seperti korban-itu kekuatan. Kau tahu rasanya dipeluk oleh keluarga yang bukan milikmu? Dicintai, dimanja, lalu diam-diam disamakan dengan bayangan yang tak pernah bisa bersinar sendiri? Aku tidak minta dunia ini adil. Aku cuma ingin mematahkannya, seperti mereka mematahkan aku. Dan Maxim? Kakak sempurna yang dulu mengusap rambutku-sekarang kusebut nama dengan gigi terkatup. Dia pikir aku masih gadis kecil yang diam-diam naksir bayangannya. Padahal, sejak dulu aku ingin menghancurkannya, atau membuatnya bertekuk lutut. Tapi tenang, ini bukan kisah cinta. Ini kisah tentang dua luka yang tumbuh di tempat yang salah. Aku adalah hasil sampingan dari dunia yang katanya indah. Dan sekarang aku kembali-bukan untuk pulang, tapi untuk menyulut kebakaran terakhir.

More details
WpActionLinkContent Guidelines