Still Love You [HIATUS]

Still Love You [HIATUS]

  • WpView
    Reads 2,229
  • WpVote
    Votes 525
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 26, 2019
"Dasar ketua osis gak tau diri!" Gerutu Bella. "Lo yang gak tau diri!" Gevan membalas ucapan Bella. "Nih Lo liat kan hape gue?!" Bella mengarahkan ponselnya tepat di depan muka Gevan. "Terus?" Tanya Gevan acuh. "Lo harus ganti hape gue!" "Kan gue udah bilang kalo gue GAK MAU GANTI HAPE LO!" Gevan mulai terlihat kesal dengan Bella. "Oke kalo gitu gue gak akan maksa. Tapi gue bakal bilangin lo sama Bonyok gue kalo ada orang yang mau ngajak gue berantem di sekolah dan udah bikin hape gue rusak!" Bella mengancam Gevan agar ia mengganti hape Bella. "Ck. Permintaan lo aneh-aneh ya?!" Ucapan Gevan membuat Bella menaikkan satu alisnya bingung. "Kemaren waktu mau dikasih hukuman malah minta pulang, sekarang minta hapenya di ganti sama gue, terus nuduh gue kalo gue yang udah ngerusakin hape lo, padahal kan yang salah itu LO sendiri yang jalannya gak ngandelin mata buat liat jalan" lanjut Gevan dan berlalu pergi meninggalkan Bella yang menggerutu. "Awas ya lo! Bakal gue aduin!" Bella kembali mengancam Gevan. "Dasar Anak MAMI!" Teriak Gevan yang belum jauh dari Bella. "DARIPADA LO! ANAK MONYET!" #3 in Gevan [4 Nov 2019] #18 in Ketua Osis [4 Nov 2019] #21 in Judes [4 Nov 2019] #32 in bella [4 Nov 2019] #129 in labil [7 Nov 2019] #2 in Gevan [23 Nov 2019] #2 in Gevan [9 Des 2019] #5 in marimembaca [23 Des 2019] Update: 3 Juli 2019✓ Finish: gatau kapan
All Rights Reserved
#318
labil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ditya
  • Evando&Seraphine [END]
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • Kembali [T A M A T]
  • April Love Story [Completed]
  •  Rangga
  • RAISEN
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • Diantara Kalian
Ditya

[ judul awal : Nine years ago ] " Mending lo pergi " " Pergi! " Bentak Ditya kepada Lili yang masih saja berdiri di depannya di ruangan serba putih ini. " Gak " Respon Lili tegas sambil menatap mata Ditya tegang. Ia mendekati Ditya yang sedang duduk diranjangnya.Air matanya sudah menggenang di pelupuk matanya namun ia pertahankan untuk tidak jatuh saat itu juga. " Gwe bilang pergi li. Sebenarnya apa sih alasan lo masih bertahan sama gwe yang gak guna ini? Gwe bener bener gak ngerti sama jalan pikiran lo " Ucap Ditya memalingkan wajahnya, kemudian melanjutkan ucapannya " Asal lo tau ya Li, fisik gwe ini akan mati,sebelum itu, mental gwe juga akan mati dan nantinya lo akan hilang dari ingatan gwe. Jadi lebih baik lo per- " cup- Ditya kaget dengan yang dilakukan Lili. Sekilas namun berhasil membuat degup jantungnya tak karuan. " Jangan usir gwe kaya gini dit,jangan usir gwe dari kehidupan lo " Ucap Lili dengan suara yang gemetar. Tenggorokannya terasa tercekat menahan untuk tidak menangis. " Gwe tau lo takut jadi gwe mohon lo gak perlu takut. Gwe adalah ingatan Lo. Gwe adalah hati Lo " Lili tak bisa menahan air matanya. Satu persatu cairan bening itu keluar dari pelupuk matanya. " GUE CINTA SAMA LO DIT,GUE SAYANG SAMA LO, GUE MAU LO BERTAHAN UNTUK GUE DAN GUE MAU LO SEMBUH " sih amatir. Mohon dimaklumi :))

More details
WpActionLinkContent Guidelines