Pelangi Dimata Qeiza

Pelangi Dimata Qeiza

  • WpView
    Reads 151
  • WpVote
    Stimmen 19
  • WpPart
    Teile 6
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Sep. 5, 2020
WpInfo
Belletristik
Romantik
"Aku suka dengan cewek nerd seperti kamu"- Hamiz Ghaisan "Gue itu bukan nerd, gue pakai kacamata gini karna mata gue rabun, bego! "- Qeiza Radisty Qeiza hanya gadis biasa yang tidak pintar tiba-tiba didekati Hamiz cowok pintar seantero sekolah karna gadis itu memakai kacamata sesuai kriteria Hamiz. Yang awalnya Qeiza merasa kagum dengan Hamiz, tiba saja ia menjadi risih didekatin Hamiz. tak pernah sedikitpun terpikir di benak Qeiza untuk dekat dengan cowok pintar itu, ia cukup tau diri. Lalu bagaimana kehidupan Qeiza setelah Hamiz muncul dikehidupannya? Dan bagaimana jika orang yang Qeiza sukai mulai mendekati dirinya,saat ia dan Hamiz mulai saling mengenal. Siapakah yang akan dipilih Qeiza?
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Friendship In Love
  • LABIRIN TAKDIR
  • Treacherous
  • RAFAELKARINA [COMPLETED]✅
  • Persona
  • Zafio (END)
  • VAVIN /VARO AND VINA
  • Netra
  • JANUARGHA

"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien