Story cover for Heart Therapy by MutiaraNsh
Heart Therapy
  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published May 21, 2019
Ini bukan sebuah cerita.
Bukan juga sebuah kisah romansa yang mengharu biru.
Ini hanya sebuah tulisan sederhana yang lahir dari keresahan-keresahan dalam hidup.

Aku, kamu, kita semua barangkali memiliki keresahan yang sama, 
maka aksara-aksara dalam tulisan ini siap mengulurkan tangannya untuk membantumu
kembali melangkah dengan hati yang lebih kuat, perasaan yang lebih baik, juga pikiran yang lebih jernih.
All Rights Reserved
Sign up to add Heart Therapy to your library and receive updates
or
#330selfreminder
Content Guidelines
You may also like
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri by ceritadariawan28
4 parts Ongoing Mature
"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2
You may also like
Slide 1 of 10
Lintas Rasa (Selesai) cover
Letters for Self cover
SELEPAS KAU PERGI (END) cover
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri cover
Self Injury's(complete)✔ cover
ON REMEMBERING cover
Aku (hampir) Menyerah ✔️ | END cover
Kamu berharap apa? cover
HEALING (ON GOING) cover
Hopeless cover

Lintas Rasa (Selesai)

50 parts Complete

Kita terjebak dalam zona waktu yang salah. Ketika aku menginginkanmu, kamu justru menginginkan dia, seakan kita adalah dua orang yang sama-sama egois perihal rasa. Hingga, aku memilih mengalah dengan mengubur dalam-dalam dan membiarkan rasa itu mati secara perlahan. Juga, menganggap pertemuan dan rasa bahagia itu hanya menciptakan selintas rasa yang sempat menyapa. Tapi kamu kembali datang dengan membawa berjuta harapan indah. Namun, aku pun tahu jika itu hanyalah sebatas harapan semu yang tak akan pernah lagi jadi nyata. Lantas, jika sekarang aku menginginkan orang lain untuk menemani dan menyembuhkan hatiku, apa itu adalah sebuah kesalahan menurutmu? _________________________ Start: 02 Februari 2023 Finish: 05 Oktober 2023 Revisi: 07 Januari • 25 Maret 2025 Highest rank : #10 doa 09/06/2023 #30 spiritual 30/08/2023 #4 kekecewaan 06/09/2023 #1 kekecewaan 09/09/2023 #8 mimpi 07/11/2023 #1 dokter 18/11/2023 #1 mimpi 07/03/2024 #1 kedokteran 08/07/2024