Hidup
  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 25, 2019
Realita tak sebanding ekspektasi, benar kan? Buktinya Auris selalu dimarahi Mama tirinya yang sudah seperti orang gila. Bagaimana tidak? Auris saja tidak melakukan apapun kepada Mamanya, namun, tiba-tiba Mamanya memarahi Auris setelah itu. Ah, apalagi Auris tak sengaja mengganggu Mamanya. Mungkin sudah jadi pertunjukan yang meriah dengan suara teriakannya saja. Marahnya sudah selevel gorilla! Auris dan Ersya sebagai kakak angkatnya Auris akan menempuh hidup yang penuh dengan ujian dan kesabaran sebelum mereka lulus dari semua itu.
All Rights Reserved
#673
bully
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MAREAPADA [Revision]
  • A MILLION LIGHT
  • DANADYAKSA
  • Rintangan Harsa { SELESAI }
  • Whispers of melody
  • My Brother's Rival is TOO OP (Tamat)
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • π‘¨π’Œπ’”π’‚π’“π’‚ π‘«π’Š π‘³π’‚π’π’ˆπ’Šπ’• 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏
  • Tersisihkan βœ“
  • Maybe Happy?βœ”

Mareapada The Secret of The Universe. Ketika semuanya telah hancur dan terlambat. Hanya keluarganya yang bertahan, dan terlambat menyelamatkan perempuannya. "Aku saja yang dihukum, mengapa harus dia juga?" Mereka melindungi sekaligus menghancurkan. Memang seharusnya karma menyertai keduanya. Kembali kepelukan. Namun, dunia yang berbeda untuknya membuat Arte Daimon memanfaatkan anak sulung pengusaha terbesar yang sudah berdiri berpuluh-puluh tahun dan terus beregenerasi, yang diketahui manusia. Mungkin, ini keserakahan yang dapat dimaklumi. "Apapun untuk kebahagiannya, waktunya terlalu singkat untuk hidup. Kalau dia mampu menembak jantungku, aku ingin mati secepatnya, bersamanya, berulang kali." Asgar mengulangi lagi ucapannya, "kak, apa yang mami lakukan sampai kita dapat hukuman? Apa yang kamu lakukan dengan semua pecahan kaca ini?." Achilles hanya menggeleng dan menjawab. "Asgar, hiduplah seperti yang kamu mau saja, jangan pedulikan aku. Berbahagialah!" Laki-laki bersaudara itu hanya saling menguatkan, dan bertindak semaunya demi keinginannya tercapai. "Demi Arte, 'kan?" 2025Β©AISA

More details
WpActionLinkContent Guidelines