Rainbow From the Darkness

Rainbow From the Darkness

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 28, 2024
"Selamat sore pemirsa, saat ini saya berada di jalan Margonda Raya Depok, Jawa Barat. Kemacetan di daerah ini sudah menjadi langganan dan menjadi masalah utama bagi pengendara roda dua maupun roda empat, dikarenakan kemacetan ini menghambat aktivitas masyarakat sekitar, terutama di pagi hari. Apalagi sekarang ini sedang musim libur panjang akhir pekan awal tahun 2010, yang berdam-" Tut. "Ayah kok di matiin sih?" Keluh seorang anak kecil pada Ayahnya yang tiba tiba mematikan Televisinya. "Kamu harus belajar." Ucap seorang Pria berkas hitam yang baru saja pulang dari kantornya. "Yah sebentar lagi, Rain juga lagi belajar jadi Reporter." Protes seorang gadis berumur 8 tahun. "Ayah bilang kamu ga boleh jadi Reporter! Sekali Ayah bilang ga boleh ya ga boleh!" Bentak Hari pada anak semata wayangnya. "Kenapa Rain ga boleh jadi Reporter Yah? Rain kan mau ngejar cita cita Rain Yah." Ucap Pelangi dengan kepalanya yang sudah menunduk ketakutan. "Kalo kamu jadi Reporter, terus yang nerusin perusahaan Ayah siapa? kamu anak satu satunya yang Ayah punya Rain!" Bentaknya lagi. "Ayah jahat, Rain benci Ayah!" Rain berlari ke Kamarnya.
All Rights Reserved
#184
vote
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SCOMPARIRE
  • My Quuen is Bad Gril
  • VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ]
  • Hy Enemy! I MISS YOU. [LENGKAP]
  • CHAOS || Ticket Hero X Oc Male Minerva
  • Bad Girls VS Bad Boys
  • Dyara Dan Kisahnya [End]
  • Ily3000 [COMPLETED🦋]
  • Mantanku CEO, Suami pun CEO

[Completed] "Pelanggaran pertama, melanggar tata tertib sekolah dengan tidak mengikuti upacara." "Basi." "Pelanggaran kedua, memakai sepatu yang selain warna hitam bertali putih." "Heh Pak, ini tuh sepatu baru gue. Harganya tuh mahal. Lagian ini gue beli buat pamer sama Prita cewek centil itu." "Pelanggaran ketiga, Kemeja lo kekecilan plus gak lo masukin. Dan rok lo itu terlalu pendek. Apa lo gak punya duit buat beli di Koperasi sekolah?" "What? Lo kira gue gak--" "Pelanggaran keempat, lo gak pakai dasi." "Pelanggaran kelima, semester ganjil kemarin rambut lo warna merah, sekarang lo cat warna coklat. Padahal udah gue pesen buat ubah warna hitam 'kan? Apa lo buta warna, aunty?" "lo kira gue tante-tante apa? Dan gue gak buta warna!" "Pelanggaran keenam riasan lo berlebihan." "Lo sedetail itu ya merhatiin gue?" "Sekarang hapus lipstick lo." "Enggak." "Hapus!" "Enggak akan!" "Lo hapus atau gue--" "Atau lo apa?" "Atau gue yang hapus pakai bibir gue?" -menghilang- Kisah cinta klise antara si badgirl dan si goodboy [DONT COPY MY STORY ╰_╯] © by Mestiianaa 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines