We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
I Love You

I Love You

  • WpView
    Reads 162
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 6, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Jatuh cinta adalah hal yang menyenangkan bukan? Terlebih lagi orang yang kita cintai juga mencintai kita, wahh menyenangkan sekali. Namun tidak untuk Jessica Putri Magdalena. Baginya, jatuh cinta sama saja kita menjatuhkan diri ke dalam jurang kegalauan, dan jauh dari kata menyenangkan. Padahal ia sama sekali belum pernah merasakannya tapi sudah berani menyimpulkan seperti itu. Suatu ketika ia bertemu dengan laki-laki yang berhasil memikat hatinya. Setiap kali bersamanya, Jessica selalu berusaha menormalkan detak jantungnya. "Jadi gini rasanya jatuh cinta? Oh god, menyenangkan sekali rasanya" batin Jessica (Update 2 hari sekali / jika sedang mendapat hidayah)
All Rights Reserved
#871
iloveyou
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • JANUARGHA
  • JAM 3 SORE
  • Friendship In Love
  • Bad boy & Fake bad girl✅
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • AILAH(END)✅
  • My Trip My Future ✓ [REVISI]

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines