Sebuah Quotes

Sebuah Quotes

  • WpView
    Membaca 987
  • WpVote
    Vote 94
  • WpPart
    Bab 18
WpMetadataReadLengkap Jum, Apr 10, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
jangan salahkan takdir jika kamu tak mengerti skenario tuhan. Berasal dari perasaan, hati dan pikiran yang diungkapkan melalui kata kata. Slow Update.. satu minggu sekali paling nggak Fig:@elsa.m.k @melvaelsa127 Fb:@elsa melva kharisma
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#133
bijak
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Aku Sampai di Titik Ini
  • PLUVIOPHILE: The Reason I Like Rain? [ON GOING]
  • AMERTA : The Last Embrace
  • LUKA
  • CORETAN PENA BAGIAN 2
  • RAESHA (Revisi)
  • Behind the Chill of the Night Wind
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]

"Apa benar kamu menyukaiku Elva?" Mendengar pertanyaan Ayden, mata Elva terbelalak. Dia sangat terkejut. Dia mematung, mati kutu di tempatnya. "Lihat aku Elva dan jawab dengan jujur.." Ayden meminta pada gadis yang diam dan menunduk tersebut. "Elva.." Panggil Ayden lembut, gadis itu masih saja terdiam. Setelah sekian lama, Elva pun berbicara. "Kak, Elva minta maaf ya. Tapi apa kakak ingat ketika Elva menawarkan makanan siang itu, sebelumnya aku membuatnya sendiri dengan niat memang untuk diberikan pada kak Ayden. Elva gak tau bagaimana, tapi aku sadar bahwa perasaan itu menguasai diri Elva. Sekarang, Elva berani mengakui kalau Elva menyukai kak Ayden karena sikap baik yang kak Ayden punya." Elva berbicara sambil menunduk. "Apa kamu tidak berani menatapku Elva?" Ayden memandang Elva yang masih menunduk. Elva menggeleng. Ayden menghela nafas berat. "Elva.., aku menghargai kejujuranmu dan terimakasih karena telah menyukaiku. Berat hati aku mengatakan ini, tetapi aku harus memperjelas semuanya. Ayden yang kamu kenal ini bukanlah seperti lelaki yang pantas diharapkan Elva. Jangan membuang waktumu untuk menyukaiku. Sebab apa? Aku ini memiliki setumpuk beban dalam diriku, jangankan membahagiakan wanita lain yang datang ke dalam hidupku, menyelesaikan masalahku sendiri aku belum mampu. Diriku sampai di titik ini masih seorang lelaki yang terjebak dalam masalah dan dihantui oleh mimpi buruk masa lalu. Pernah sekali aku mencari cinta yang lain tapi ujungnya aku kembali terjatuh pada lubang yang lebih dalam. Dan sekarang, aku tidak ingin membuatmu masuk ke dalam lubang ini." Elva menangis? Tentu saja. Lantas bagaimana setelah kejadian ini?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan