Me,you,and darkness

Me,you,and darkness

  • WpView
    Membaca 181,571
  • WpVote
    Vote 5,551
  • WpPart
    Bab 19
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Mei 27, 2020
"Bukan jalang eh?"sinisnya. Aku mencoba mengabaikan dirinya dan berniat kembali jalan tapi lagi-lagi ia memhentikanku. "Jalang tetaplah jalang bukan?"cukup sudah ,harga diriku sudah sangat direndahkan malam ini. Aku berjalan cepat kearahnya berniat menapar wajah tampan miliknya namun tangan kokohnya lebih dulu menahan tanganku dengan cara mencengkramnya. "Menampar lagi?"ia terkekeh sinis. Aku mencoba melepaskan cengkramannya namun sangat sulit karena terlalu kuat ralat sangat kuat **kawasan +21 Anak anak dilarang masuk!!!!!!!!!!!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap (END) Pindah Ke Good Novel, Novelah, Dan KBM
  • Sleeping With The Antagonist
  • Dance With The Devil [COMPLETE☑️]
  • My Doctor My Bodyguard (End)
  • Chain Desire
  • Cuddling Myself
  • LUCKEN
  • My Wife Is My Brother's Ex (END)
  • FAYE STORY [21+] | END

21+ Cover by : @iam000426 "Akhirnya lo bangun juga. Lama banget lo bangunnya? Gue nungguin lo dari tadi. Karena sekarang lo udah bangun, jawab pertanyaan gue. Anak siapa yang ada dalam kandungan lo itu? Gue nggak pernah nyentuh lo, jadi nggak mungkin itu anak gue. Sebenarnya anak siapa itu?" cerca Haikal sinis. "Jaga mulut kamu, ya, Mas! Aku nggak berhubungan sama siapapun. Mas pikir Mas siapa? Sampe Mas bebas ngehina aku sesuka hati Mas. Mas pikir siapa yang ngelakuin semua ini? Ini perbuatanmu, Mas! Mas udah memperkosa aku waktu Mas mabuk berat malam itu. Mas yang udah ngehancurin masa depanku. Sekarang aku hamil karena perbuatan Mas, tapi dengan teganya Mas ngefitnah aku? Aku benci sama kamu! Pergi dari sini! Aku nggak mau liat muka kamu lagi. Aku benci! Pergi ...!" Riri menangis dan berteriak histeris mengusir Haikal dengan melemparkan barang-barang yang dapat digapainya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan