Story cover for 180 Hari by shalsabillazahraf
180 Hari
  • WpView
    Leituras 261
  • WpVote
    Votos 31
  • WpPart
    Capítulos 3
  • WpView
    Leituras 261
  • WpVote
    Votos 31
  • WpPart
    Capítulos 3
Em andamento, Primeira publicação em mai 22, 2019
Kita yang sudah lama usai kembali menjelma menjadi sebuah kisah yang usang. 

Meski sudah lama tanggal kenangan itu selalu berhasil tinggal. Menetap, seolah tidak memberi izin ataupun alfa.

Selamat membangun kenangan! Jangan sambil makan cokelat ya biar hatimu tidak ikutan menjadi pekat.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar 180 Hari à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
My Eternal Moon [ End ✔️], de cweetcobeyi
38 capítulos Concluída
Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
The First, Not the Last cover
[END] Blind Rainbow cover
Everything Not Same (Selesai) ✔✔ cover
Hanyalah Padamu (End) cover
My Eternal Moon [ End ✔️] cover
Our Memories [END] cover
SalFlo cover
lewat Rindu[Lengkap] cover
Devilicya [END] cover

The First, Not the Last

14 capítulos Em andamento

Masa sekolah selalu dianggap sebagai masa paling indah. Namun, bagi Alicia Sasvika, itu adalah perjalanan penuh konflik-persahabatan yang diuji, cinta yang tak selalu berakhir bahagia, dan keluarga yang menyimpan rahasia. Semua yang ia alami di masa lalu membentuk dirinya hingga hari ini. "Gue gak nyangka kita sampai di titik ini, Lissy." Alicia terdiam. Terlalu banyak yang ingin ia katakan, tapi lidahnya kelu. "Gue udah maafin semuanya, tapi pertanyaannya... lo udah maafin diri lo sendiri?" Saat kenangan lama kembali menghantuinya, Alicia harus menghadapi pertanyaan yang selama ini ia hindari. Apakah masa lalu hanya sekadar cerita yang tertinggal, atau ada sesuatu yang belum benar-benar selesai? --- **Sekarang, dia mungkin sudah menjalani hidupnya sendiri, seperti aku yang juga melangkah ke dunia yang jauh berbeda. Tapi ada kalanya, di sela kesibukan, ingatan itu kembali. Mengingatkan bahwa di suatu waktu yang terasa begitu jauh, aku pernah begitu percaya pada sesuatu yang kini hanya tinggal kenangan. Aku ingin menceritakan semuanya. Bukan untuk kembali, karena waktu tak akan membiarkannya, tapi untuk mengingat bahwa setiap langkahku sekarang adalah jejak dari masa lalu yang pernah begitu berarti. ~Alicia sasvika.** [JANGAN LUPA FOLLOW ] [Vote sebanyak banyak yaa..] RANK #1 NewAuthor [26.03.2025] RANK #170 Firstlove [29.03.2025]