The MIRACELS To IMAGINATION

The MIRACELS To IMAGINATION

  • WpView
    Reads 706
  • WpVote
    Votes 100
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 1, 2020
Saat keajaiban terlihatnya dari seorang anak kecil. Rachelia mempunyai kejadian yang membuatnya kebingunan dan banyak pertanyaan yang harus ia selesaikan. Ibu dan kakaknya meninggalkannya tanpa penjelasan apapun. Rachelia berjanji kepada dirinya bahwa ingin menunjukkan jati dirinya sendiri dengan mewujudkan mimpinya. Sebuah datangnya keajaiban melainkan merubahnya sosok jati dirinya menjadi orang lain. Rachelia memutuskan menerima itu dengan senang hati. Pertemuannya berawal dari sebuah pertemanan, Tapi raganya menolak yang berhubungan dengan pertemanan. Sebabnya apa? Mungkin, dari masa lalu yang suram itu? Atau kejadian yang tak pernah dialami sebelumnya? Apakah Rachelia mampu untuk menyelesaikannya dengan sendiri atau dibantu oleh orang lain?
All Rights Reserved
#631
khayalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Faith in You : The Seeker
  • Egois
  • The Dream House.
  • VALERY FLOWER(revisi)
  • FRIENDZONE
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness
  • Bumblebee {Nohyuck} Going To Season 2
  • Ashita :  The Warrior Of Spirit

Kehidupan yang kamu dambakan itu... Dengan mudahnya lenyap tepat di hadapanmu, Tidak ada harganya lagi. Frustrasi? Depresi? Bukan... Kata-kata tidak dapat mewakili perasaanmu kala itu, Bisa hidup setelah semua itu terjadi pun... Sungguh merupakan suatu keajaiban. Theta merupakan korban sekaligus saksi hidup dari suatu insiden yang merupakan rahasia besar di balik damainya negeri ini, yaitu keberadaan penyihir dan para penumpas sihir yang bekerja di balik layar. Mencari kebenaran adalah salah satu alasan kemudian ia bergabung dalam organisasi penumpas sihir, kemudian ia berlatih hingga mendapat tugas ke Kota Abad Baru. Sebuah tugas khusus yang berhubungan erat dengan insiden yang ia alami dulu. Namun, kehadiran seorang demi seorang semakin mengganjal perasaannya. Setitik demi setitik kebahagiaan mulai melekat di hatinya, seakan bertanya pada diri "Apakah ini keputusan yang tepat?" Sementara ia tahu, bahwa menginginkan segalanya berarti siap untuk kehilangan segalanya. Manusia hanya melihat apa yang ingin mereka lihat, Percaya dengan apa yang ingin mereka percaya, Lalu bagaimana denganmu? Apakah kamu akan menerima atau berpaling dari kebenaran? Keputusan ada di tanganmu, Kupercayakan itu padamu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines