DEINDRA dan Semestanya

DEINDRA dan Semestanya

  • WpView
    Membaca 63
  • WpVote
    Vote 7
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Okt 24, 2022
Dari Deindra yang mengajarkan kita apa itu arti rumah sesungguhnya. Sejauh manapun Deiza pergi, Andra tetap menjadi rumah baginya. Dan Andra, baginya Deiza adalah segalanya, bukan salah satunya. Hubungan yang Unik, lucu, dan mungkin sama dengan apa yang sedang kalian rasakan saat ini. Hubungan yang sudah dijaga sejauh mungkin oleh Andra dan Deiza. Siswa kelas XII IPA 1 dan Siswi XII IPA 3. Sama-sama memiliki kemampuan diatas rata-rata dan sama-sama memiliki paras yang bisa dibilang diatas rata-rata. Apakah hubungan mereka akan berlanjut ataukah berhenti ketika masa SMA mereka usai ? Let's to read✨
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#97
smalovestory
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ANDRA
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Koneksi Dekat : Cinta yang Tak Terduga
  • 𝐀𝐊𝐔 𝐊𝐀𝐌𝐔 𝐃𝐀𝐍 𝐖𝐀𝐊𝐓𝐔
  • Antagonis Kesayangan Ku! END ✔️
  • Different Page [Complete]
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • Paguyuban lima sekawan✔️
  • FAKER
  • A & A  (HIATUS)
ANDRA

‼️FOLLOW SEBELUM BACA‼️ Bocah itu berdiri gemetar di sudut kamar, kedua tangannya menggenggam kertas ulangan yang kusut. Angka merah di sudut kertas itu terasa lebih menusuk dibanding pukulan yang baru saja mendarat di pipinya. Tangisnya tertahan, tapi tubuh kecilnya tak mampu berhenti bergetar. "DASAR ANAK GAK TAU DIRI! BODOH! MAU JADI APA KAMU NANTI?! HAH!?!" Suara lantang itu terdengar seperti gemuruh yang menyesakkan dadanya. Ia hanya bisa menunduk, berusaha menahan isak yang hampir pecah. Matanya menatap lantai yang kini terasa jauh lebih ramah dibandingkan tatapan penuh amarah yang ia terima. Hatinya memanggil-manggil nama yang tak akan pernah menjawab lagi. Mama... tolong Andra... Tapi tak ada yang datang. Tak ada lagi pelukan hangat yang dulu selalu melindunginya. Tak ada lagi suara lembut yang membisikkan, "Nggak apa-apa, Sayang. Mama bangga sama Andra." Yang tersisa hanyalah luka dan dinding dingin yang menjadi saksi bisu penderitaannya. Ia memejamkan mata, berharap semuanya hanya mimpi buruk. Tapi rasa perih di pipi dan gemetar di tubuhnya mengingatkan bahwa ini adalah kenyataan. Dan kenyataan itu terlalu kejam untuk anak sekecil dia. Ikutin terus cerita "ANDRA" Happy reading Have a nice day;) Start:22 Desember 2024 End: Cover by:@nand_gallery ‼️JIKA ADA KESAMAAN NAMA TOKOH, KATA/KALIMAT MOHON DIMAAFKAN, TIDAK DISENGAJA DAN TIDAK ADA UNSUR PENJIPLAKAN‼️

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan