LOVEPHOBIA

LOVEPHOBIA

  • WpView
    Reads 716
  • WpVote
    Votes 85
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 8, 2020
Dia bagaikan langit. Begitu cantik dan indah. Namun begitu tinggi, membuatnya tak tergapai oleh siapapun. Termasuk olehku. Dan aku bagaikan derusan ombak di samudra. Yang selalu berusaha berderu setinggi mungkin untuk menggapai indahnya sang langit. Tapi tetap saja, setinggi apapun Sang Ombak menggapai, ia takkan pernah menjangkau langit. Dan langit yang egois, takkan pernah mau turun dan membalas uluran tangan Sang Ombak. ♡♡♡ "Apakah sampai akhir langit takkan terjangkau bagiku? Apakah sampai akhir aku hanya bisa menikmati keindahannya semata, tanpa memilikinya?" -Ombak "Berusahalah, maka kelak kamu akan memilikiku, dan aku akan turun dan datang kepadamu" -Langit Dari LOVEPHOBIA untuk semua pembaca. Salam, BblueHheart.
All Rights Reserved
#70
coolgirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja dan Langitnya
  • Renald (Open PO)
  • About Meet (COMPLETED)
  • SENJA JINGGA
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Langit.
  • Jendela Rasa ✔
  • Diary [COMPLETED]
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • Not Perfect (COMPLETED)

Di balik senja yang menggemaskan, ada rasa yang tersirat. Rasa tidak karuan. Rasa yang belum tersampaikan. Dalam hidup ini pasti akan ada yang datang dan pergi. Akan ada yang datang membawa angan atau bahkan pergi meninggalkan sayatan. Dan dia, dia punya peran. Entah tinggal dalam harapan, atau hilang bersama kenangan. "Senja memang indah, tapi kamu, jauh lebih indah dari hanya sekedar senja. Dan aku amat menyukai senja, tapi kamu, lebih dari hanya sekedar aku sukai." - Aro. "Saat hujan terus-menerus turun, akan terjadi genangan air di tanah tempat kau berdiri. Atau saat aku melihat langit, mungkin leherku akan terasa nyeri. Apakah saat aku terus-menerus mencoba berjuang bersamamu, akan ada genangan cinta dan luka di hatiku?" - Tasya. Atas nama senja aku sampaikan. Untuk seseorang yang pernah memperjuangkan, dari seseorang yang diperjuangkan. Aku Senja, ruang teduhmu dari masa depan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines