Cerpen "Blacky"

Cerpen "Blacky"

  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, may 25, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
Aku akan berkisah tentang Abdur Rahman dengan kucing hitamnya. Rahman adalah laki-laki yang hidup sebatang kara. Kedua orang tuanya meninggal saat hendak menjemputnya di sebuah pondok di Pacet, Jawa Timur. Sepeninggal orang tuanya, Rahman hanya hidup dengan Blacky, kucing peliharaan ibunya sejak kecil. Blacky hidup sebagai teman dan warna yang menghiasi hari-harinya tanpa orang tua. Tak jarang Rahman dianggap gila oleh tetangganya, sebab, ia suka berbicara dengan kucing hitam itu. Blacky adalah seekor kucing kampung, ia sangat manja dan suka menggeliat apabila berada di dekat Rahman. Blacky juga sangat suka jika tubuhnya dibelai dengan sentuhan lembut, terutama pada kepala, leher dan perut. Pada suatu ketika, saatnya Rahman mengucap janji suci dihadapan penghulu. Ia akan menikahi Mayang, wanita pujaan hatinya. Namun, Mayang sama sekali tak suka dengan kucing dan ia berniat membunuh kucing itu tanpa sepengetahuan Rahman. Rahman sering mengajak Mayang untuk memberi makan Blacky, tetapi niat Mayang untuk membunuh Blacky sepertinya tidak dapat dicegah. Mayang tetap bersikukuh untuk melenyapkan hewan kesayangan suaminya itu.
Todos los derechos reservados
#157
kucing
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • [BL] King And Prince√
  • What Can I Do ?
  • DON'T FALL FOR ME x SUAMCHAN [COMPLETED]
  • goddess of death(Black Butler)End
  • Kucing Hitam
  • "Algantara Delano Arlaska"
  • GORM!
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • LAVANYA
  • [END] Penjahat kulit hitam hanya ingin memilikiku [memakai buku]

[SixShoot] Wei Wuxian seorang monster berdarah dingin, menyebabkan ia tak kenal kata kasihan kepada manusia. tetapi, semuanya berakhir saat manik hitamnya bertatapan langsung ke laki-laki pria berjubah putih yang menatapnya dingin. "Bagaimana caranya agar kau mau berubah. Tolong katakan Weiying. Aku berjanji akan membantumu." ujar Xixchen tulus. Sedangkan Wei Wuxian yang memang sesungguhnya hatinya telah mati. Hanya dapat tersenyum seringai. Ia menatap Xixchen dengan mata tajam dan sudut bibir terangkat. Jika Xixchen pikir ia akan luluh oleh panggilan kecil itu. Salah! Karna panggilan itulah yang membuat luka lamanya kembali menguat. "Yakin? Bagaimana kalau aku meminta sosok adikmu yang anggun menikah denganku?" tanyanya membuat manik lembut Xixchen membulat. Terkejut atas ucapan sahabat lamanya itu. Apalagi ia tak menyangka jika Wuxian menyukai laki-laki karna yang ia tahu. Saat belajar bersama dulu, Wei Wuxian terkenal suka menggoda para gadis. Dan tak sedikit pun menunjukan ketertarikan sama pria. Lalu ini? "Xixchen bagaimana?" tanya Wuxian yakin jika Xixchen akan menolaknya. Sejujurnya ia juga bercanda. Ia akui bahwa Wangji adik Xixchen sangat mempesona bahkan sangking tak percayanya ada pria seanggun itu membuat konsentrasinya buyar. Tetapi bukan bearti Wuxian menyukainya. Ia masih tertarik dengan wanita jika kalian ingin tahu. "Baiklah, aku akan menikahimu sama Wangji. Tapi berjanjilah setelah itu berhenti menggelola ilmu hitam." ini cerita hanyalah pemikiran autor yang gagal move on sama pemain TU. dan perlu di ingat, saya membawa karakter si Wangji sebagai uke dan Si weiying seme. bukan berdasarkan karakter novel tapi berdasarkan apa yang aku tangkap di drama TU. tanpa membuang rasa hormat buat author MDSZ serta para pecintanya. saya hanya terinspirasi. terima kasih.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido