Aku pernah menunggu mu sebegitu lama,dan telah menjadi tolah ukur seberapa besar sabarku.sekarang aku sedang mempertahankan sebegitu sabar,dan semoga menjadi tolak ukur seberapa pantas untuk bersanding bersamamu.
Bodohnya aku selalu menampik perasaanku padanya. Gomen.. karna membuatmu menunggu sangat lama. Tetaplah menjadi dirimu yang selalu ada untukku, slalu bisa membaca isi hatiku dan memenuhi keinginanku untuk selalu bersamamu...