strong girl

strong girl

  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 16, 2019
Aku Fitri. Mungkin, sebagian orang pernah mengalami sepertiku, tetapi tidak banyak. Aku normal seperti kalian, tinggal bersama orang-orang yang aku cintai, bersama keluarga, hidupku bahagia. Aku Fitri. aku mungkin tidak seberuntung kalian, 'pahlawanku' pergi disaat aku masih belum mengerti kenapa (dia) setega itu meninggalkanku ?. Aku fitri. Aku adalah seorang perempuan yang kuat. Aku fitri. Dan aku, akan membagikan kisah ini kepada kalian yang membaca.
All Rights Reserved
#1
firmansyah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear Fenly || Un1ty
  • Memories in Moon
  • BELIEVE ME???
  • Pertemuan yang tidak disengaja [ END ]
  • Why?
  • TAK BERSAMBUT
  • 💔How If, I Love You Too💙✓
  • W  H  Y  ??
  • PULANG  [COMPLETE]
  • Let Me Love You Longer

Sama halnya seperti semburat warna pelangi Gugusan bintang di langit dan aurora Borealis Beberapa entitas indah memang diciptakan untuk dipandang Bukan untuk diraih apalagi dimiliki Bagaikan mengharap pakistan bersatu dengan India Jangankan kasih sayangnya, perhatian darinya saja tak dapat ku miliki Ini bukan bagaimana aku mengisahkan cerita cinta dalam hidupku, kisah ini tak berisi bagaimana aku bertemu gadis cantik karna tak sengaja menabraknya atau tak sengaja satu kelas dengan dia, kemudian kami saling jatuh cinta dan bahagia. Tidak ini jauh dari kisah seperti itu. Aku ingin menceritakan kebohongan mamaku yang mengatakan kalau semua akan baik-baik saja. Aku ingin menceritakan kebohongan mama yang katanya akan menemaniku selamanya dan aku juga ingin menceritakan kebohongan mama tentang bagaimana indahnya memiliki saudara. Aku tak mengerti bagaimana bisa wanita yang paling ku percaya tega membohongiku, aku masih tak mengerti bagaimana Tuhan menuliskan kisahku ke arah mana, ia memberiku air mata tapi sepertinya lupa menuliskan kata bahagia, setelah semua kebohongan itu ku terima, setalah takdir itu Tuhan mainkan kehidupanku banyak berubah. Kepedihan dan penderitaan mulai tertarik untuk singgah. Meninggalkan rumah, dan tinggal dengan manusia-manusia random akan menyenangkan pikirku, hingga aku lupa jika salah satu dari mereka adalah sumber luka yang nyata. Sia-sia aku lari ternyata luka itu turut mengikuti, ingin mencoba membenci tapi aku tak akan pernah sanggup perangi. Hingga kini luka itu abadi dalam hati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines