Puisiku Tidak Puitis

Puisiku Tidak Puitis

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sat, May 25, 2019
WpInfo
Poetry
Sebuah kata yang kulukis kan hingga sampai Hati. Aku hanya melukiskan apa yang ku alami dalam hidupku, aku hanya mewarnai hidupku dengan sebuah kata yang menjadikan cinta. Cinta itu dapat kau berikan untuk Negara ini, Keluarga, Sahabat, atau untuk Sang Kekasih.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • Happier Than Ever [COMPLETED]
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Cinta Berbalut Puisi
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Mahligai Sunyi
  • The Wait is Over
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • LELAH
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]

Aku, Felicya Anastasya. Gadis bodoh yang terjebak dengan perasaan ingin memiliki terhadap sahabatku sendiri. Tapi dia, dia mempunyai wanita yang sudah dari lama dia kagumi. Namun saat wanita itu mengkhianatinya, aku dengan gagah mengobati dan berjanji tidak akan pernah meninggalkannya, dan diapun demikian. Dia mulai menaruh perasaan padaku dan menyuruh ku melupakan komitmen dulu, untuk tidak terbawa perasaan. Namun, Dia mengkhianati ku saat diriku percaya, ia tidak akan pernah mengecewakanku. Tentu, dia adalah laki-laki brengsek yang Tuhan pertemukan padaku. ...... Saya, Hairez Alzam Ghaaziy. persis seperti dibilang oleh Felicya, ya saya laki-laki brengsek, laki-laki yang dengan gagah membuat sahabatku sendiri jatuh cinta sejatuh-jatuh nya terhadap saya. Saya mengkhianatinya disaat saya tahu dia begitu mencintai saya, saya lebih memilih gadis yang baru saya kenal dibanding dia yang sudah menemani saya ketika saya terpuruk. Saat dia menjauh sejauh-jauhnya terhadap saya, Tuhan malah mempertemukan kita kembali setelah bertahun-tahun tidak bertemu. Saya ingin sekali menghampirinya, dan menyembuhkan rasa sakit dia yang belum sembuh hingga saat ini. Tapi bagaimana caranya? _Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan_ _13 Januari 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines