WHERE THIS JUSTICE?

WHERE THIS JUSTICE?

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 26, 2019
Hari yang indah bagi raja Alfred, dia adalah orang asli dari Kerajaan Aspart. Bersama istrinya ratu Olivia, seseorang wanita yang berasal dari negeri kulgar yang harus mengungsi di masa mudanya di kerajaan Aspart. Olivia mengungsi di Aspart karena dulu Aspart memerangi kerajaan Kulgar, sehingga dia harus mengungsi di Aspart. Karena hanya Aspart yang paling dekat daerahnya dengan Kulgar. Sampai anak keduanya lahir, tidak ada orang Aspart yang mengetahui dia dari Kulgar. Sekarang anak keduanya lahir. Dia berharap anak keduanya mempunyai peluang untuk menguntungkan diri nya. Tepatnya untuk menumbangkan Aspart.
All Rights Reserved
#19
steve
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Was The Evil Witch
  • 𝐈'𝐌 𝐓𝐇𝐄 𝐐𝐔𝐄𝐄𝐍. 𝐖𝐌𝐌𝐀𝐏 𝐗 𝐎𝐂
  • Mahkota Di Balik Tirai
  • I'm not Real What You Know (End)
  • Ex-Fiance's Obsession {END}
  • I Wanna Be Antagonist (end)
  • Perjodohan|Reydan (Reynan&Dania)
  • Marry With The Southern Duke✔
  • broken girl will be sad

COMPLETED. Dm for follback Spin off from "I'm More Than Just A Princess" ••~•• "Aleeyah Najma, kau dihukum mati atas percobaan perebutan takhta Yang Mulia Damian Azazel Lucretius de Erebos, dan percobaan pembunuhan terhadap Lady Isandra" Kalimat itu terngiang di kepalaku, seraya aku mendongak menatap panggung raja di sebrang sana. Dimana Isandra, menangis tersedu di dalam pelukan Azel saat melihatku yang akan dieksekusi. Aku terenyuh, rasa sakit dan sesak akan penyesalan memenuhi perutku. Apa yang telah aku lakukan? Aku memiliki semuanya namun aku sia-siakan. Sahabat yang begitu tulus, ayah yang perhatian padaku, tidak perlu kusebutkan harta dan ketenaranku. Apa yang kurang? Kenapa aku masih ingin merebut kebahagiaan orang lain? Kenapa aku begitu serakah? 'Kau bodoh Aleeyah' batinku memaki diri sendiri. Sekali lagi, kulihat sahabat baikku di sebrang sana. Ah rasanya bibir hina ini tidak pantas lagi menyebutnya sebagai sahabat. 'Teman ya?' Bibirku terangkat, aku tersenyum kecil. Sebuah kata maaf tidak akan cukup untuk menebus dosaku, akan kubayar semuanya di neraka nanti. Isandra, Azel, ayah, kalian semua berbahagialah. Maafkan kehadiranku yang merupakan bencana, kutuklah aku sebanyak yang kalian suka, aku rela, aku pasrah. Karena diriku adalah pendosa. CRASH ••~•• "Ah lagi-lagi kita harus mengurus bayi ini" Suara siapa itu? Bayi siapa? "Kau benar, sudah berapa lama sejak dia lahir? Tapi grand duke sama sekali belum datang melihatnya, sebenci itu grand duke pada putrinya" Grand duke? Putrinya? Ah persetan, aku tidak peduli. Aku harus keluar dari sini. 'Tapi kenapa tangan dan kakiku pendek sekali?' batinku saat aku tidak mampu menggerakkan anggota gerakku dengan leluasa. Hanya naik turun kanan kiri seperti... 'Tunggu, jangan bilang...' "Ah dia sudah bangun, aku akan mengganti popoknya. Kau siapkan susu setelah itu kita pergi" ucap seorang maid raksasa yang menatapku malas. Tunggu, dia tidak raksasa. 'Aku jadi bayi?!' #1 on

More details
WpActionLinkContent Guidelines