Ree
  • WpView
    Reads 484
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 16, 2020
Untukmu yang sedang merasa sendiri, yang merasa sepi, dan memendamnya dalam hati. Bukankan sudah berulang kali aku memintamu untuk mengerti? Semua hal di dunia ini bukan hanya soal diri, melainkan perihal memahami. Aku masih disini, sayangnya berdiam diri ternyata justru membuatku hilang dari bumi. Atau mungkin, kamu yang melangkah pergi? Menghilang dari bumi yang selama ini sudah kita tinggali. Aku tahu, aku harus berhenti. Berhenti berotasi, berhenti dari semua kisah yang membuatmu mengabdi. Haruskah aku buat pelangi itu ikut pergi? Tentang semua yang masih segar dalam memori. Tentang semua mimpi yang harusnya kita jalani. Baiklah, aku membolehkan pelangi itu ikut pergi bersamamu. Melangkah menuju langit yang baru. ________________________________________________ Gambar tokoh Edgar Areeza dan Akeyla Sharletta : @helloditta
All Rights Reserved
#96
buku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Begitu Mengagumimu ♡ [BERES📖]
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • "THE KING"_(ongoing)
  • Adira
  • DEPRESSION
  • Arsyilazka
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Kilasan ✓ (SUDAH TERBIT)
  • AKALA ; My heart beats for Miss

Namaku Andinnaya Auzidni Hermiandi. Kalian bisa memanggil Ku Naya. Aku tinggal bersama ayah Dan ibuku dirumah. Untukmu yang suka menumpahkan ide ide dalam goresan gambar. Aku mengagumimu. Tidak hanya itu aku juga kagum akan setiap karyamu. Pencipta Ku lah yang mengetahui sedalam apa rasa kagumku, Dan alasan mengapa aku lebih memilih "kagum dibandingan Cinta". Di buku ini, lewat goresan kata aku menuliskannya mulai dari awal kita berjumpa hingga kita berpisah. Mungkin perjumpaan kita itu dapat terhitung, tapi kebersamaan yang kita lewati sulit untuk diperhitungkan sebab kita tak pernah mau untuk menghitungnya. Perpisahan yang kita inginkan saat itu adalah sebuah kesepakatan bersama. Karena tidak Ada perpisahan yang tidak diawali dengan perjumpaan. Maka dari itu Perjumpaan Dan perpisahan selalu berdampingan, Itu sebabnya aku tidak pernah bersedih karena cukup bagiku saat mendengar kabar bahwa kamu baik-baik saja serta masih tinggal di planet yang sama denganku. Jika nantinya kita di pertemukan kembali berarti kita berpisah hanya sementara. Dan jika memang kita tidak bertemu mungkin tidak Ada lagi waktu untuk kita kembali bersama. Tandanya Aku akan menjalani hidupku bukan denganmu. Begitupun kamu akan menjalani hidupmu dengan pilihanmu. Kamu tenang saja aku membuat ukiran kata ini bukan untuk mengundangmu pulang ataupun mengulang masa-masa kebersamaan kita, Juga bukan untuk mengingatkanmu tentang kebersamaan kita saat itu, apalagi meminta mu untuk kembali menjadi bagian dari hari-hariku, tentu tidak. aku hanya sedang menikmati rasa rindu yang pernah kita jalani saat itu. Jadi? Hanya itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines