Kau Yakin Melepasnya?

Kau Yakin Melepasnya?

  • WpView
    LECTURAS 123
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jul 11, 2019
Manusia memang memiliki kala di mana ia terjerembam dalam suatu keadaan. Apakah Anya dengan berbagai kisahnya berniat mengakhiri yang ia miliki? Atau bahkan sebaliknya? Si Dio yang ibarat tali sepatu Anya. Entahlah semua cukup melelahkan. _-
Todos los derechos reservados
#627
kopi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Martanita [END]
  • Dia, Adzanaku | ZeeShel - G×G [TAMAT]
  • Bukan Sekedar Kagum
  • Hanya badutmu [ END ]
  • TULIP [VIKUY]  (END)
  • You're The One
  • kita yang berbeda
  • Coffeealona
  • Kopi pahitku

⚠️PERLU DIPERHATIKAN!!⚠️ Cerita ini mengandung sedikit unsur kedewasaan, untuk yang dibawah umur bijaklah dalam memilih bacaan! (18++) Baik dan lugu, itulah sifat dari seorang Anita Gautama. Wanita yang jatuh cinta pada lelaki yang bernama Herman Winata. Hubungan mereka berhasil hingga ke jenjang pernikahan. Tapi kekecewaan menghampiri diri Anita, suami yang sangat ia cintai ternyata sama sekali tak mencintai dirinya. Dia hanya dimanfaatkan selama ini. "Aku tidak pernah mencintaimu! Lihatlah dirimu terlalu lugu dan tak menarik!" Kekecewaan yang menyakitkan itu membuat Anita merubah semuanya. Dari sikap hingga cara berpakaiannya. Setelah perubahan itu banyak lelaki yang mencarinya dan melamarnya. Namun semuanya ia tolak. Gilang Paramarta, seorang murid baru disekolah tempat Anita mengajar, seorang murid yang memiliki kadar kenakalan dan kejahilan yang tinggi hingga membuat semua guru disana kewalahan. Siapa sangka dialah orang yang mampu meluluhkan hati Anita dan membuat kehidupan Anita lebih berwarna dan bahagia "Besok panggil orang tuamu suruh ke sekolah!" Dengan kesal anita berbicara pada gilang "Buat apa buk?" Dengan wajah polosnya ia bertanya "Buat ngasi tau kelakuan kamu seperti apa!" Anita berlalu sambil mengelus dadanya Tiba-tiba, langkahnya terhenti. "Saya kira mau minta restu." Anita menatap tajam kearah suara itu namun yang berkata malah tersenyum tanpa rasa bersalah. Penasaran sama ceritanya?? Kuy, langsung dibaca aja gaess;) Jangan lupa vote dan koment yaa Happy reading☺️ Maaf jika tulisannya masih berantakan, lagi males revisi soalnya😊

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido