Mistery Boneka Pembunuh

Mistery Boneka Pembunuh

  • WpView
    MGA BUMASA 41
  • WpVote
    Mga Boto 12
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Jun 10, 2019
Entah mengapa semenjak kehadiran Yuki di rumah, hawa - hawa rumah begitu mencekam dan menakutkan apalagi jika malam mulai menjelang. Awalnya aku tidak begitu peduli. "Ah...mungkin saja ini perasaan ku saja," sampai akhirnya baru ku sadari aku telah kehilangan beberapa orang yang begitu kusayangi. Sampai suatu saat, tibalah giliranku Mungkin....
All Rights Reserved
#6
penuliskece2019
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Dedarah 「END」
  • SETAN - Kumpulan Cerita Pendek
  • My Horror •Irror•
  • RUMAH BARU [complete]
  • Balas Dendam Nyi Ulandari
  • KAMAR 3 √ [ Completed ]
  • Arwah Jenazah Yang Hilang (SUDAH TERBIT)
  • Pocong Pesugihan
  • Misteri Boneka Jepang
  • AKANDRA

[15+] Aku dikutuk. Aku hanyalah seorang gadis penderita asma yang ingin menjalani hari-hari dengan tenang bersama ibu dan adik laki-lakiku. Aku tidak mau punya masalah dengan orang lain, aku cenderung menghindari mereka. Namun, saat aku bangun pagi itu. Semuanya berubah. Seseorang sudah mencari gara-gara padaku. Siapa orang yang sudah memberikan kutukan ini? Bagaimana bisa aku harus berurusan dengan makhluk mengerikan yang bisa mencekikku dengan rambut panjang tak terukur dan bisa mencabik-cabikku dengan kuku-kuku setajam gunting itu? Siapa pun dia, aku tidak akan memaafkannya. Dibantu Darma, pemuda bodoh si maniak kasus-kasus misterius, aku menyusuri bagaimana kutukan ini bisa sampai kepadaku. Aku dibuat tak percaya. Aku harus memindahkan kutukan ini pada orang lain dengan ritual yang aku sendiri tidak tahu bagaimana caranya. Kutukan ini membuatku kehilangan hal paling berharga dalam hidupku. Aku frustrasi, aku ingin mati saja. Di titik terendah dalam hidupku, aku menemukan cara lain. Sayangnya, aku harus siap berkorban nyawa. Itu jauh lebih baik daripada hidup berlumuran darah sembari menunggu ajal tiba.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman