My Dream Is Reality

My Dream Is Reality

  • WpView
    Reads 384
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 19, 2019
aku suka menjadi diriku sendiri, aku ingin menjadi apa yang ku mau, aku nd mau di paksa buat ngelakuin apa yang aku gamau! di cerita ini, Eva yang selalu dilarang untuk mewujudkan cita citanya tapi harus mengikuti keinginan mama nya. Mamanya yang menginginkan anaknya itu menjadi model agar bisa mewarisi pekerjaannya,, apakah Eva bisa mewujudkan keinginannya dan membuktikan kepada mamanya bahwa pernyataan tentang cita citanya itu buruk bisa terbukti?? Dan cinta pertamanya membuktikan kesempatan untuk memulai hari❤️
All Rights Reserved
#4
perlombaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Something [Love Is Not Over]
  • Amour (COMPLETE)
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • The moon's dream
  • GERA (SUDAH TERBIT)
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Different Taste (COMPLETED IN DREAME)
  • Dear of Natasya
  • STELLA (On Going)

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines